Sidang Penangkapan John Kei, Kasir Jadi Saksi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dua tersangka terekam kamera CCTV berada di lobi hotel tempat Tan Harry Tantono alias Ayung menginap. repro MetroTV

    Dua tersangka terekam kamera CCTV berada di lobi hotel tempat Tan Harry Tantono alias Ayung menginap. repro MetroTV

    TEMPO.CO, Jakarta - Kasir restoran Hotel C’one menjadi saksi dalan sidang pra-peradilan penangkapan John Refra alias John Kei. Kasir bernama Vera Mita Devi Ananda, 24 tahun, dihadirkan tim kuasa hukum John Kei ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jumat, 9 Maret 2012.

    Dalam persidangan, Devi memberi keterangan tentang keberadaan John Kei di restoran tempatnya bekerja pada 17 Februari lalu. Dia mengatakan John Kei datang sendiri ke restoran tersebut pada pukul 17.00. Di sana ia memesan makanan, minuman, dan bernyanyi seorang diri. “Dia datang sendiri,” kata Devi saat memberi kesaksian.

    Menurut Devi, saat itu suasana restoran sedang sepi. Selain John Kei ada sekitar sepuluh tamu yang berada di dalam restoran. Mereka datang belakangan. “John duduk di bagian tengah,” kata Devi.

    Seingat Devi, John Kei keluar dari restoran pukul 19.00. Ia tak tahu ke mana John pergi. Tidak berapa lama, tamu-tamu yang lain keluar juga. Tapi dia tak bisa memastikan apakah mereka polisi atau bukan.

    Devi mengatakan tidak tahu kehadiran polisi. Dia juga tidak melihat saat polisi menangkap John Kei. Dia memang sempat mendengar suara gaduh, tapi dia tidak sadar bahwa saat itu ada pengunjung hotel yang ditangkap polisi. “Saya baru tahu setelah nonton televisi,” katanya.

    Sidang pra-preadilan John Kei digelar karena kuasa hukum menilai penangkapan yang dilakukan polisi tidak sah dan menyalahi prosedur. Polisi sendiri menganggap penangkapan sudah sesuai dengan prosedur. Sidang yang dipimpin hakim utama Kusno digelar hari ini dengan agenda mendengarkan keterangan tiga saksi yang dihadirkan tim kuasa hukum John Kei. Mereka adalah Yusuf Pakaubun, sopir pribadi adik John Kei; Devi; dan Berek Manis, petugas keamanan Hotel C’one.

    Polisi menangkap John Kei karena diduga lelaki asal Maluku itu terlibat pembunuhan pengusaha Tan Harry Tanoto di Swiss-BellHotel.

    ANANDA BADUDU

    Berita Terkait:
    Kekuatan Besar di Balik Gangster Kei
    Pengamanan Pelabuhan Tanjung Priok Diperketat

    Peluru itu Ternyata Tembus Kaki John Kei
    30 Preman dan Pejudi Dijaring di Jakarta Utara
    Sakit Hati, Kacang Lupa Kulit dan Kasus John Kei
    Daud: John Kei Pernah Ancam Ayung 3 Kali
    Polisi Harus Jadi Aktor Utama Antipreman
    Peluru itu Ternyata Tembus Kaki John Kei
    John Kei Ditangani 14 Dokter RS Polri
    Jahitan Luka John Kei Dicabut Sabtu Pekan Ini
    Tito Kei Bantah Terlibat Penyerangan RSPAD


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kebijakan Lockdown Merupakan Kewenangan Pemerintah Pusat

    Presiden Joko Widodo menegaskan kebijakan lockdown merupakan wewenang pusat. Lockdown adalah salah satu jenis karantina dalam Undang-undang.