Ditanya Kostum Kirab, Jokowi: Saya Bukan Desainer

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dua anak berpose di samping Gubernur DKI Jakarta Jokowi usai menyaksikan Pertunjukan seni Gema Nusantara karya Bagong Kussudiardja dalam Perjalanan menjadi Indonesia di TIM, Cikini, Jakarta (28/11).  TEMPO/Dasril Roszandi

    Dua anak berpose di samping Gubernur DKI Jakarta Jokowi usai menyaksikan Pertunjukan seni Gema Nusantara karya Bagong Kussudiardja dalam Perjalanan menjadi Indonesia di TIM, Cikini, Jakarta (28/11). TEMPO/Dasril Roszandi

    TEMPO.CO, Jakarta -Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo menyatakan belum mengetahui kostum apa yang akan dikenakannya pada puncak acara festival keraton sedunia pada Ahad, 8 Desember esok. "Saya bukan desainer," kata Jokowi, sapaan akrabnya, saat ditemui dalam rangkaian Pagelaran Agung Festival Keraton pada Sabtu, 7 Desember 2013.

    Sebelumnya, dalam pembukaan acara yang merupakan kerjasama antara Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dengan Forum Silaturahmi Keraton Nusantara tersebut, Jokowi tampil dengan kostum seperti raja.

    Jokowi menyatakan, acara semacam festival dengan nilai anggaran sebesar Rp 20 miliar tersebut jangan dilihat hanya dari segi konsumtif. "Supaya ndak setiap hari ke mall, kita butuh penyeimbang," kata Jokowi. Menurut Jokowi, festival yang memberi ruang pameran bagi kerajaan-kerajaan di Nusantara dan mancanegara tersebut dapat menjadi sumber pengetahuan masyarakat mengenai budaya dan sejarah Indonesia yang kaya. "Kita tunjukkan ini Indonesia dengan pusatnya di Jakarta," kata Jokowi.

    Untuk puncak acara dengan tajuk Kirab Budaya esok, Jokowi mengatakan, akan banyak pihak yang terlibat. "Akan keluar semua, saya ndak ngerti akan pakai apa," kata Jokowi.

    Jokowi mengatakan, dirinya hanya sekedar mengetahui bahwa konsep yang akan digunakan adalah budaya betawi. "Saya tahunya konsep betawi lama," kata Jokowi.

    Kepala Dinas Pariwisata DKI Jakarta Arie Budhiman mengatakan, akan ada 80 kereta kencana dengan partisipan dari seluruh peserta festival. Pawai akan mengelilingi Jalan Merdeka dimulai dari Silang Merdeka Timur menuju Medan Merdeka Utara dan berakhir di Silang Merdeka Tenggara.

    ISMI DAMAYANTI
    Berita Terpopuler:
    Chris John Takluk TKO di Tangan Simpiwe Vetyeka
    Dukun Cabuli Janda di Tempat Ibadah
    Nazaruddin Ungkap Cara Anas Dapat Duit 
    Inilah Hasil Undian Piala Dunia 2014
    Agnes Monica Recoki Titi Rajo Bintang Pukul Drum  

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Donald Trump dan Para Presiden AS yang Menghadapi Pemakzulan

    Donald Trump menghadapi pemakzulan pada September 2019. Hanya terjadi dua pemakzulan terhadap presiden AS, dua lainnya hanya menghadapi ancaman.