Korban Kereta Bintaro Tak Merasa Masinis Mengerem

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kondisi gerbong kereta yang terbalik setelah terjadi tabrakan antara kereta api commuter line Serpong-Tanah Abang dengan kendaraan tangki BBM di perlintasan Ulujami, Jakarta (9/12). Dalam kecelakaan ini 7 orang tewas dan 30 orang terluka. TEMPO/Subekti.

    Kondisi gerbong kereta yang terbalik setelah terjadi tabrakan antara kereta api commuter line Serpong-Tanah Abang dengan kendaraan tangki BBM di perlintasan Ulujami, Jakarta (9/12). Dalam kecelakaan ini 7 orang tewas dan 30 orang terluka. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta - Saksi korban kecelakaan kereta Bintaro di Ulujami mengatakan, sesaat sebelum kecelakaan, dirinya tak merasa kereta melambat. "Saya tidak merasa kereta ngerem. Langsung 'bruk'," ujarnya. "Rasanya seperti kalau kereta mati listrik, tapi ini keras."

    M. Nafi saat itu naik dari Stasiun Pondok Ranji. Ia berada di gerbong kereta nomor 4. "Separuh penumpang sudah berdiri," ujarnya.

    Dalam kecelakaan itu, gerbong kereta nomor satu terguling, nomor dua keluar jalur, dan nomor tiga masih berada di rel.

    Kecelakaan di Jalan Bintaro Raya itu melibatkan kereta jurusan Tanah Abang-Serpong dengan truk tangki milik Pertamina. Mobil tangki ini diduga menerobos palang perlintasan saat kereta melintas

    Kecelakaan pun tak terhindarkan. Mobil langsung terbakar beserta dua gerong kereta yang juga anjlok. Dilaporkan, sejauh ini enam korban tewas, termasuk masinis kereta api. Puluhan penumpang terluka bakar.

    YS

     


    Berita terkait
    Polisi: KNKT Selidiki Tabrakan Kereta Bintaro
    Tabrakan Kereta Bintaro, Sopir Tangki Maksa Melintas ?
    Ini Cerita Miris Tabrakan Kereta Bintaro 1987
    Insiden Kereta Bintaro, Pertamina Cek Truk Tangki


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tito Karnavian Anggap OTT Kepala Daerah Bukan Prestasi Hebat

    Tito Karnavian berkata bahwa tak sulit meringkus kepala daerah melalui OTT yang dilakukan Komisi Pemerantasan Korupsi. Wakil Ketua KPK bereaksi.