Soal Legalisasi Pelacuran, Ahok: Jangan Munafik

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Gebenur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Tempo/Dian Triyuli Handoko

    Wakil Gebenur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Tempo/Dian Triyuli Handoko

    TEMPO.CO , Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menyatakan idenya ihwal lokalisasi atau legalisasi prostitusi di suatu kawasan di Ibu Kota hanya merupakan sindiran. "Persoalannya, jangan munafik, memang enggak ada prostitusi di DKI?" kata Ahok, sapaan akrabnya, saat ditemui di kantornya pada Senin, 30 Desember 2013.

    Sebelumnya, Ahok menyatakan ide lokalisasi dapat menjadi solusi untuk menekan penyebaran virus HIV/AIDS selain lewat cara lain yang juga dinilai kontroversial, yakni pekan kondom nasional. Ide ini ditolak oleh Muhammadiyah yang menilainya sebagai kemungkaran.

    "Aku nyindir saja sebenarnya," kata Ahok sembari menambahkan data yang diketahuinya menunjukkan anyak penderita HIV/AIDS yang merupakan ibu rumah tangga yang tertular oleh suaminya.

    Menyadari usulannya kontroversial, Ahok mengatakan gagasan tersebut memang tidak akan mungkin diterima oleh kalangan pemuka agama.

    ISMI DAMAYANTI

    Baca juga:
    Aurelie Takut Kekasihnya Sebarkan Foto Telanjang
    etya Novanto Tak Gubris Panggilan KPK
    Sebelum Ditahan, Atut Gerilya ke Petinggi Golkar  
    isah Pilu Aurelie Moeremans Setelah Kawin Lari
    Ani Yudhoyono Marah Lagi Soal Foto di Instagram



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.