Sepatan Kembali Tergenang Hampir 1 Meter

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi banjir. ANTARA/Muhammad Arif Pribadi

    Ilustrasi banjir. ANTARA/Muhammad Arif Pribadi

    TEMPO.CO, Jakarta - Hujan yang mengguyur kawasan DKI Jakarta sejak semalam menimbulkan genangan air di sejumlah tempat. Di Jakarta Utara, misalnya, Kampung Sepatan, Kecamatan Cilincing, yang sering menjadi langganan banjir, kembali tergenang dengan ketinggian mencapai 75 sentimeter. Bahkan ada yang tergenang hampir 1 meter.

    "Kampung kami kembali tergenang," kata Tohir, Ketua Blok Kampung Sepatan RW 05, kepada Tempo pada Selasa, 31 Desember 2013. Dia mengatakan air meluas sejak dinihari tadi. "Sekitar pukul 2 pagi mulai naik," kata dia.

    Menurut Tohir, warga sudah diminta untuk waspada karena kemungkinan air akan terus meninggi, mengingat hujan belum reda hingga pukul 07.00. "Pihak kelurahan sudah minta kami waspada," kata dia. Selain itu, Tohir pun mengaku sudah menghubungi Babinsa kelurahan agar mempersiapkan perahu karet dan peralatan lainnya untuk mengevakuasi warga jika kondisi air makin tinggi.

    Tohir menuturkan, saat ini warga sudah mulai merapikan barang-barangnya. "Barang sudah mulai diamankan ke tempat yang lebih tinggi," ujar dia. Warga pun sudah bersiap jika nanti akan dievakuasi ke tempat yang kering.

    Banjir memang menjadi langganan bagi warga Kampung Sepatan. Kawasan ini diapit oleh dua kali besar yang sering meluap jika hujan intensitas tinggi turun. Air rob pun kerap menyambangi kawasan ini. Banjir kali ini pun, menurut Tohir, berasal dari luapan Kali Cakung Draine dan Kali Cakung Lama akibat hujan yang terus mengguyur. Di kawasan tersebut sendiri ada sekitar 1.600 jiwa yang tinggal.

    NINIS CHAIRUNNISA



    Baca juga:
    Lima Lokasi Pesta Kembang Api Paling Manarik

    Hujan Lebat Bakal Guyur Jakarta Hari Ini

    Anggaran Kampung Deret Jakarta Utara Rp 10 Miliar

    Lima Polisi Dipecat di Jakarta Utara


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.