Bahas Sodetan, Jokowi Janji Libatkan Semua Pihak

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dua anak berpose di samping Gubernur DKI Jakarta Jokowi usai menyaksikan Pertunjukan seni Gema Nusantara karya Bagong Kussudiardja dalam Perjalanan menjadi Indonesia di TIM, Cikini, Jakarta (28/11).  TEMPO/Dasril Roszandi

    Dua anak berpose di samping Gubernur DKI Jakarta Jokowi usai menyaksikan Pertunjukan seni Gema Nusantara karya Bagong Kussudiardja dalam Perjalanan menjadi Indonesia di TIM, Cikini, Jakarta (28/11). TEMPO/Dasril Roszandi

    TEMPO.CO , Jakarta:- Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo menyatakan, semua pihak yang dinilai berkepentingan untuk urusan pembuatan sodetan Katulampa dan Ciliwung - Cisadane akan diajak pada pertemuannya bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan pada Senin, 20 Januari 2014 mendatang. "Semuanya diajak," kata Jokowi, Jumat 17 Januari 2014.

    Sebelumnya, Jokowi menyatakan, pertemuan yang akan dilangsungkan di Bogor nanti tersebut akan melibatkan Kementerian PU dan Gubernur Jawa Barat. Dalam kesempatan yang berbeda, Wali Kota Tangerang Arief Rachardiono Wismansyah berharap Jokowi bersedia menemuinya untuk membahas masalah banjir di Jakarta - Tangerang.

    Menurut Jokowi, pembicaraan nanti akan berupa pematangan rencana pembuatan meski dirinya masih belum bisa memastikan apakah pembuatan sodetan akan dilakukan atau tidak. "Kalau saya pastikan dan yang lain ndak setuju, gimana?" kata Jokowi.

    Terkait penolakan masyarakat Tangerang yang menyebut pembuatan sodetan hanya akan mengalihkan banjir ke daerah mereka, Jokowi mengatakan, hal tersebut akan masuk dalam pembicaraan. "Rencana ini, kan, sudah lama dan sudah dihitungkan," kata Jokowi.

    Jokowi sendiri mendorong kembali pelaksanaan rencana pembangunan sodetan Katulampa di Bogor, Jawa Barat, menuju Sungai Cisadane di Tangerang, Banten. Rencana ini sebenarnya sudah ada sejak 2000. "Akan saya bicarakan lagi rencana lama ini dengan Kementerian Pekerjaan Umum," kata Jokowi pada Rabu, 15 Januari lalu.

    Menurutnya, sodetan tersebut bisa mengurangi beban air dari Katulampa ke Kali Ciliwung, Jakarta. Mantan Wali Kota Surakarta ini menuturkan terowongan bawah tanah tersebut bisa melengkapi sodetan Ciliwung-Kanal Banjir Timur yang sedang dibangun pemerintah pusat. "Sehingga banjir di kawasan Jakarta bisa dikurangi."

    ISMI DAMAYANTI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.