Pagi Hari Imlek, Hujan Tak Jadi Turun di Jakarta

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Iqbal Lubis

    TEMPO/Iqbal Lubis

    TEMPO.CO, Jakarta -Kecepatan angin mempengaruhi lokasi turunnya hujan.  Kecepatan angin yang tinggi akan menggeser lokasi yang semula diperkirakan akan turun. Begitupula ketika pagi ini Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika memperkirakan hujan akan turun di Jakarta Jumat, 31 Januari 2014, pagi ini.

    Deputi Bidang Meteorologi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Supriyo mengatakan kecepatan angin yang tinggi telah membawa awan hujan yang matang di atas wilayah yang semula diprediksi hujan, tergeser ke daerah lain. "Jadi hujannya justru turun di wilayah lain," kata Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Supriyo, saat dihubungi, Jumat, 31 Januari 2014. (Baca: Sore Nanti, Selatan Jakarta Diguyur Hujan Ringan)

    Supriyo menjelaskan, BMKG memperkirakan hujan akan mengguyur sebagian besar wilayah Jabodetabek, Jumat, 31 Januari 2014. Namun kecepatan anginnya berkisar antara 5-15 knots atau 9-27 kilometer per jam. Dengan kecepatan angin seperti itu, awan hujan terdorong ke daerah lain.

    Supriyo menuturkan, kisaran kecepatan angin terletak pada skala 2-4. Angin berskala 2 merupakan angin agak kencang. Ini ditandai di laut berupa ombak-ombak kecil. Adapun angin berskala 4 ditunjukkan dengan tanda di laut berupa ombak kecil yang panjang dan memiliki banyak buih putih. Meski begitu tetap saja, Jakarta dan sekitarnya berpotensi hujan.  "Potensinya hampir merata di semua wilayah," ujarnya.

    LINDA HAIRANI

    Berita Terpopuler
    Ahok: Warga Bantaran Sungai Sebabkan Longsor 
    Mulai Naik, Banjir di Kampung Pulo Capai 3 Meter 
    Ahok: CSR Banjir Memalukan Pemerintah DKI Jakarta 
    Perahu Terbatas, Warga Berebut Dievakuasi

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.