Dua PRT Masih Berada di Rumah Jenderal

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi. windowstorussia.com

    Ilustrasi. windowstorussia.com

    TEMPO.CO , Jakarta:Sebanyak 16 orang pekerja rumah tangga di Bogor, Jawa Barat, dilaporkan mengalami penyiksaan oleh majikannya yang seorang istri Jenderal. Sebanyak 14 orang di antaranya saat ini sudah dievakuasi di kantor Kepolisian Resor Bogor.

    "Sebanyak 13 orang sudah dievakuasi," kata pendamping para PRT dari LBH Keadilan Bogor Raya Syamsul Alam Agus kepada Tempo, Rabu, 19 Februari 2014. Menurut dia, sekitar pukul 18.00 WIB malam tadi, kepolisian mendatangi rumah majikan mereka di kawasan Perumahan Bogor Baru, Bogor Tengah.

    Saat ini, menurut Alam, semua PRT yang diamankan sudah mendapat perlindungan dari kepolisian dan sedang dimintai keterangan. "Mereka sedang beri keterangan," kata dia.

    Sebelumnya, seorang PRT atas nama Yuliana Lewer melaporkan majikannya yang diketahui merupakan istri dari Perwira Tinggi (Pati) Polri Brigjen MS atas penganiayaan yang diterimanya. Dalam laporannya, korban mengaku kerap dipukuli dan dicakar oleh MS, majikan perempuannya jika ada hal dianggap tidak sesuai dengan keinginan MS.

    Berdasarkan informasi, belasan PRT yang bekerja di rumah milik Jendral tersebut sering mendapat perlakuan kasar bahkan hingga kini upahnya tidak pernah diberikan. Ada pula salah satu pembantu di rumah itu yang sudah bekerja selama 2.5 tahun akan tetapi upahnya tidak diberikan.

    NINIS CHAIRUNNISA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.