Jokowi Keluhkan Ganti Rugi Waduk Ciawi Kemahalan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Perdana Menteri Belanda Mark Rutte (kanan) bersama Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (kiri) berkunjung ke kawasan Waduk Pluit di Penjaringan, Jakarta Utara, (21/11). TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Perdana Menteri Belanda Mark Rutte (kanan) bersama Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (kiri) berkunjung ke kawasan Waduk Pluit di Penjaringan, Jakarta Utara, (21/11). TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta merencanakan pembangunan dua waduk di kawasan Ciawi seluas 108 hektare dan 42 hektare. Namun, pembebasan lahan tak terlalu mulus karena warga di sana disebut menginginkan harga sebesar Rp 15 juta per meter persegi.

    "Itu tidak logis harga segitu. Kami mau beli tanah sesuai harga NJOP," kata Jokowi di Balai Kota Jumat 21 Februari 2014. Menurut dia, pihaknya sudah memegang kisaran harga untuk pembelian tanah di kawasan tersebut yang sesuai dengan NJOP. "Sudah saya pegang."

    Jokowi mencontohkan, tak mungkin pihaknya bisa membayar jika warga menginginkan harga Rp 15 juta, padahal nilai NJOP-nya tidak sebesar itu. "Ya bayar pakai uang apa, misalnya taruhlah harganya 300 ribu, ini jadi 15 juta gimana?" kata dia.

    Terkait hal ini, menurut Jokowi, dia akan kembali meminta bantuan Bupati Bogor Rachmat Yasin agar melakukan pendekatan kepada warganya. "Itu urusan pembebasan lahan di sana nanti Pak Bupati Bogor yang urus," kata dia.

    Direncanakan, pembangunan fisik waduk ini akan dimulai pada tahun 2015 mendatang. Oleh karena itu, Pemprov DKI dan Pemkab Bogor menargetkan pembebasan lahan di kawasan tersebut bisa selesai tahun ini. Anggaran untuk pembangunan waduk yang ditujukan untuk mengurangi banjir Jakarta ini disebutkan sebesar Rp 1,9 triliun.

    NINIS CHAIRUNNISA

    Berita Lain:
    PRT Disiksa di Rumah Jenderal, Human Trafficking?
    Dua PRT Masih Berada di Rumah Jenderal
    Kasus Penganiayaan oleh Istri Jenderal, 12 Saksi Diper
    iksa


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Donald Trump dan Para Presiden AS yang Menghadapi Pemakzulan

    Donald Trump menghadapi pemakzulan pada September 2019. Hanya terjadi dua pemakzulan terhadap presiden AS, dua lainnya hanya menghadapi ancaman.