Gangguan KRL, Penumpang Pingsan di Stasiun Depok  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah penumpang melintas peron untuk naik KRL Komuter ke Jakarta di stasiun Bekasi, Jawa Barat, Selasa (17/7). ANTARA/Paramayuda

    Sejumlah penumpang melintas peron untuk naik KRL Komuter ke Jakarta di stasiun Bekasi, Jawa Barat, Selasa (17/7). ANTARA/Paramayuda

    TEMPO.CO, Depok - Penumpukan sempat terjadi selama lebih dari satu jam di Stasiun Depok Baru tadi pagi, Rabu, 26 Februari 2014. Penumpang memadati area peron dan berdesakan. Bahkan, ada seorang perempuan yang pingsan.

    "Tadi ada yang pingsan sehingga digotong ke kantor (kantor Stasiun Depok Baru)," kata salah seorang saksi mata, Anen, di Stasiun Depok Baru, Rabu, 25 Februari 2014. Penumpang itu, kata dia, pingsan lantaran berdesakan di peron dan gerbong KRL.

    Menurut Anen, penumpang yang pingsan adalah seorang perempuan. Dia digotong dari dalam kereta jurusan Bogor-Jakarta pada pukul 08.00. Penumpang itu, ucap Anen, berada dalam gerbong canpuran. "Dia berdesakan dengan penumpang laki-laki juga," katanya.

    Pagi tadi, Rabu, 26 Februari 2014, gangguan perjalanan KRL kembali terjadi karena pantograf terbakar di Stasiun Gondangdia. Akibatnya, penumpukan penumpang tak terhindarkan sejak pukul 07.10. Kepadatan penumpang baru bisa terurai sekitar pukul 10.00. Saat ini penumpang terlihat normal. (Baca: Ribuan Penumpang KRL di Bekasi Sempat Terlantar)

    ILHAM TIRTA

    Berita Lainnya:
    KSAD Kumpulkan Atase Pertahanan Asing
    Sabotase Rel Kereta Terjadi Dua Kali dalam Sepekan
    Perampok Bersenjata Api Jarah Dua Warung Kelontong
    Soal Usman Harun, Atase Singapura Ogah Komentar
    AS: Ukraina Jangan Terjebak Kubu Barat-Timur


  • KRL
  •  

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Pemakzulan Donald Trump Dari Ukraina Ke Kongres AS

    Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat mencetuskan penyelidikan untuk memakzulkan Presiden Donald Trump. Penyelidikan itu bermula dari Ukraina.