Dua Bocah Tenggelam di Situ Gintung

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi. gcaptain.com

    Ilustrasi. gcaptain.com

    TEMPO.CO, Ciputat -Dua bocah diduga tenggelam saat sedang mandi di Situ Gintung, Ciputat, Tangerang Selatan, Selasa sore 18 Maret 2014. Jasad keduanya ditemukan warga setempat terapung di sekitar Bendung Situ Gintung.

    Wakil Kepala Polsek Ciputat Ajun Komisaris Prayitno, saat ditemui di tempat kejadian, mengatakan, kedua bocah bernama Muhammad Fikri (8) dan Aris Eka Ramdhani (9). Keduanya pelajar Kelas 2 SDN Gintung III.

    Saat ini mayat dua bocah itu berada di Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta Selatan, untuk menjalani otopsi. "Satu dari kedua bocah tersebut kabarnya akan dimakamkan di Solo, Jawa Tengah," kata Prayitno.

    Yanto (41), penjaga warung di sekitar bendung, mengatakan, jasad Fikri dan Aris ditemukan oleh seorang warga perempuan. Awalnya ditemukan satu sebelum kemudian mayat kedua berhasil dievakuasi pula.

    "Ketika saya lihat bocah itu memegang dua kaos, saya langsung suruh anak-anak cari lagi, ternyata benar  ketemu lagi satu bocah sudah tidak bernyawa," katanya merujuk para pencari adalah pemuda setempat.

    Sementara itu suasana duka menyelimuti kediaman Zulkifli (50), ayah Fikri, di Jalan Sandratek, Kelurahan Rempoa, Kecamatan Ciputat Timur, Tangerang Selatan. Paman Fikri, Imam, menuturkan, Fikri pergi ke Situ Gintung sepulang sekolah tanpa pamit.

    MUHAMMAD KURNIANTO

    Terpopuler
    Surat Curhat Putri Pilot Malaysia Airlines
    Follow Akun Porno, Tifatul Sembiring Di-bully
    Kenapa Akil Mochtar Sebut Jaksa Goblok? 
    Puing di Selat Malaka, Malaysia Airlines?


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.