Pemilu, Nyepi Lebih Sederhana di Pura Rawamangun  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Umat Hindu bersembahyang pada Hari Raya Galungan di Pura Aditya Jaya Rawamangun, Rabu (29/8). Umat Hindu memaknai Hari Raya Galungan sebagai perayaan kemenangan

    Umat Hindu bersembahyang pada Hari Raya Galungan di Pura Aditya Jaya Rawamangun, Rabu (29/8). Umat Hindu memaknai Hari Raya Galungan sebagai perayaan kemenangan "Dharma" (kebenaran) melawan "Adharma" (kejahatan). TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Perayaan hari raya Nyepi, Tahun Baru Saka 1936, yang jatuh pada Senin, 31 Maret 2014, akan dipusatkan di Pura Aditya Jaya, Rawamangun, Jakarta Timur. Sebanyak 600 umat Hindu dari seluruh wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi diperkirakan akan menghadiri upacara Tawur Agung di pura tersebut pada Ahad, 30 Maret 2014.

    Rangkaian perayaan Tahun Baru Saka di Jakarta sendiri telah dimulai sejak Jumat, 28 Maret 2014, dengan persiapan upacara Melasti. Adapun upacara yang dipercaya bisa menyucikan umat Hindu dari karma buruk atas kehidupan setahun sebelumnya itu dilaksanakan kemarin, Sabtu, 29 Maret 2014, di Pura Segare, Cilincing, Jakarta Utara.

    Nyoman Udayana Sangging, wakil ketua panitia perayaan Nyepi dan pengurus Persatuan Hindu Dharma Indonesia mengatakan hari ini menggelar upacara Tawur Agung Kesanga, yang bertujuan menyelaraskan hubungan manusia dengan Tuhan, sesamanya, dan alam yang dimulai sekitar pukul 07.00. Upacara ini akan dipimpin Pendeta Ida Pedanda Gede Panji Sogata. Seusai rangkaian upacara, sekitar pukul 13.00, akan diadakan pawai ogoh-ogoh di dalam kompleks pura. 

    "Tahun ini kami memang tidak melaksanakan pawai ogoh-ogoh semeriah tahun lalu karena sekarang kan sedang masa kampanye untuk pemilihan umum," kata Nyoman kepada Tempo di Pura Aditya Jaya, Sabtu sore, 29 Maret 2014. Rencana memperingati Nyepi di Monas pun dibatalkan. Lokasi digeser ke Pura Aditya Jaya. Panitia hanya menyiapkan satu ogoh-ogoh. "Meski tidak seramai tahun lalu, dengan pawai di Monas, tapi semangat umat Hindu tahun ini tetap tinggi."

    Berdasarkan pantauan Tempo, kesibukan persiapan Nyepi di Pura Aditya Jaya pada Sabtu Sore mulai terasa. Tenda berkapasitas 600 orang telah dipasang di pelataran parkir. Adapun aneka perangkat upacara telah dipasang dan siap digunakan.

    Nyoman juga mempersilakan umat agama lain dan masyarakat umum untuk hadir ke Pura Aditya Jaya hari ini. "Silakan datang untuk menyaksikan pawai ogoh-ogoh dan rangkaian upacara menyambut Nyepi," ujarnya. "Acara ini boleh dihadiri siapa saja." Rencananya, panitia juga akan mengundang Gubernur DKI Joko Widodo. "Tapi kalau dia sibuk, kami berharap wakilnya bisa hadir." (Baca: Pesan Nyepi: Umat Hindu Jangan Golput)

    PRAGA UTAMA

    Berita Lainnya:
    CIA dan MI6 Ikut Cari Malaysia Airlines
    Miliader Ukraina Maju sebagai Calon Presiden
    Mugi: Bondan 'Maknyus' Bela Rezim Otoriter
    Pesan Nyepi: Umat Hindu Jangan Golput
    Masuk Bursa Cawapres, Jimly: Saya Urus Masjid Dulu


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Pemakzulan Donald Trump Dari Ukraina Ke Kongres AS

    Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat mencetuskan penyelidikan untuk memakzulkan Presiden Donald Trump. Penyelidikan itu bermula dari Ukraina.