Tagih Janji GTIS, Nasabah Malah Babak Belur  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gerai emas Golden Traders Indonesia Syariah di Mal Taman Anggrek, Jakarta Barat. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

    Gerai emas Golden Traders Indonesia Syariah di Mal Taman Anggrek, Jakarta Barat. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Seorang nasabah Golden Traders Indonesia Syariah (GTIS) mengalami kekerasan seusai rapat negosiasi dengan Direktur GTIS Azzidin di kantor Majelis Ulama Indonesia, Selasa, 1 April 2014. Para nasabah melaporkan kejadian tersebut ke polisi. (Baca: Kasus Investasi Emas Bodong GTIS Panas Lagi)

    Kepala Satuan Resor Kriminal Kepolisian Resor Metro Jakarta Pusat Ajun Komisaris Besar Tatan Dirsan membenarkan adanya laporan itu. "Laporan masuk tanggal 1 April," katanya kepada Tempo, Rabu, 2 April 2014.

    Menurut dia, pelaporan tersebut dilakukan oleh seseorang berinisial S. Dia mengaku mengalami kekerasan setelah mengikuti rapat di kantor MUI kemarin. Pelapor mengalami luka di kepala dan tangan. (Baca: MUI Akui Kecolongan Soal Investasi Bodong GTIS)

    Saat ini, kata Tatan, pihaknya masih melakukan proses penyelidikan terhadap laporan tersebut. "Sedang kami selidiki dan cari pelakunya," ujarnya. (Baca: Direktur Utama Golden Traders Dilaporkan ke Polisi)

    Sejumlah nasabah GTIS menggelar rapat dengan Ketua Umum MUI dan Direktur GTIS. Salah satu perwakilan nasabah, Anis Assegaf, menyebutkan bahwa dalam rapat tersebut ada pula sejumlah orang yang tampak seperti preman yang dibawa GTIS. Bahkan, ujar dia, orang-orang tersebut bertindak tidak sopan.

    NINIS CHAIRUNNISA

    Topik terhangat:
    MH370 | Kampanye 2014 | Jokowi | Prabowo | Lumpur Lapindo

    Berita terpopuler:
    Macam-macam Teror ke Jokowi 
    Habibie Perkenalkan Pesawat R80 Rancangannya
    Heboh Agnes Pakai 'Popok' di Klip Coke Bottle



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.