Soal Taman BMW, Ahok: Roy Suryo Baca Koran Enggak?  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) sedang mengukur lahan di Taman BMW di Sunter, Jakarta Utara, (05/12). Pemprov DKI Jakarta berencana akan membangun Stadion berstandar internasional diatas lahan seluas 26,5 hektar ini. Tempo/Dian Triyuli Handoko

    Petugas dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) sedang mengukur lahan di Taman BMW di Sunter, Jakarta Utara, (05/12). Pemprov DKI Jakarta berencana akan membangun Stadion berstandar internasional diatas lahan seluas 26,5 hektar ini. Tempo/Dian Triyuli Handoko

    TEMPO.CO, Jakarta - Pelaksana Tugas Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mencibir Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo. Ahok--sapaan Basuki--menganggap Roy tak tahu-menahu persoalan Taman BMW (Bersih, Manusiawi, dan Berwibawa). Termasuk soal dilaporkannya taman yang terletak di Kelurahan Papanggo, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, itu ke Komisi Pemberantasan Korupsi.

    "Roy Suryo baca koran enggak, sih? Dari zamannya Fauzi Bowo mau jabat kembali udah laporin ke KPK. Ngelaporinnya juga bukan ngelaporin kami. Pak Sutiyoso dengan Pak Fauzi Bowo, kan?" katanya di Balai Kota, Rabu, 25 Juni 2014. Ia melanjutkan, "KPK ada-enggak tanggapannya? Itu menggangu MRT tidak? Enggak ganggu juga."

    Jika Roy tak mau menurunkan surat rekomendasi, Ahok pun akan nekat. "Kalau dia enggak mau turunin (surat rekomendasi), ya saya bongkar juga (Stadion Lebak Bulus). Pusing amat," tuturnya.

    Ia juga menilai Roy berlebihan dalam perkara Taman BMW, sampai datang ke KPK. "Terima kasihlah punya Menpora yang ketakutan. Tapi ini bukan Hambalang, Bos. Hambalang itu pakai dananya APBN," cibirnya.

    Ia bercerita, dulu, pembongkaran Stadion Menteng tidak menggunakan rekomendasi dari Menpora. Belakangan, ada aturan yang mengatakan kalau sebuah stadion dirobohkan harus ada stadion pengganti. Dan stadion tersebut berdasarkan rekomendasi dari Menpora.

    Toh, pembangunan stadion di Taman BMW sebenarnya bisa dilakukan. Sebab, sudah ada lahan seluas 12 hektare yang sudah disertifikat. " Untuk stadion, lahan tersebut cukup. Sisanya kan untuk taman dan waduk."

    Ia menilai Roy sedang mencari alasan saja. "Awalnya, dia bilang, kalau ada sertifikat, dia bisa langsung kasih rekomendasi. Sekarang lain lagi. Aduh, ini Menpora lihat stadion olahraga kayak Hambalang saja," ujarnya.

    ERWAN HERMAWAN


    Berita Terpopuler:
    Berseragam Nazi, Dhani Balik Kecam Pengkritik 
    Gitaris Queen Nyatakan Lagu Prabowo Tak Berizin
    Di Balik Pemberedelan Tempo 
    Anggun Kecam Dhani karena Pakai Seragam Mirip Nazi  





     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kerusuhan Manokwari, Bermula dari Malang Menjalar ke Sorong

    Pada 19 Agustus 2019, insiden Kerusuhan Manokwari menjalar ke Sorong. Berikut kilas balik insiden di Manokwari yang bermula dari Malang itu.