Rumah Gubernur FPI Jadi Kantor Yayasan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Massa yang tergabung dalam dalam Gerakan Masyarakat Jakarta dan FPI berunjuk rasa di depan Balaikota Jakarta, 1 Desember 2014. M IQBAL ICHSAN/ TEMPO

    Massa yang tergabung dalam dalam Gerakan Masyarakat Jakarta dan FPI berunjuk rasa di depan Balaikota Jakarta, 1 Desember 2014. M IQBAL ICHSAN/ TEMPO

    TEMPO.CO, Jakarta - Front Pembela Islam (FPI) menolak Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok sebagai Gubernur DKI Jakarta. Sebagai tandingannya, mereka memilih Fahrurrozi Ishaq sebagai gubernur.

    Fahrurrozi dikenal sebagai Ketua Gerakan Masyarakat Jakarta (GMJ). GMJ dibentuk oleh ulama, sejumlah tokoh Betawi, dan ormas Islam Betawi. Fahrurrozi lahir di Kampung Kober Ulu, Jatinegara, Jakarta Timur, pada 11 November 1954. (Baca: Sebarkan Kebencian, FPI Membajak Demokrasi)

    Fahrurrozi termasuk orang terkenal di Kampung Kober. Begitu menyebut namanya, warga sekitar dengan tangkas menunjukkan rumahnya. (Baca: FPI Pilih Gubernur Jakarta Fahrurrozi. Siapa Dia?)

    Ketika disambangi, rumah Fahrurrozi ternyata sepi. Letak kediaman Fahrurrozi tak jauh dari Tempat Pemakaman Umum Kober, Jatinegara. Bangunan dua lantai bercat hijau itu persis menghadap Kali Kober selebar 3 meter dan dipisahkan oleh jalan yang dapat dilewati dua sepeda motor. (Baca: FPI: Kami Punya Gubernur Baru)

    Rumah tersebut juga menjadi kantor Yayasan Al-Muslimat. Penandanya ialah papan putih berukuran 1 x 1 meter yang tergantung di pilar depan rumah. Pada papan itu tertulis kegiatan Yayasan, yakni majelis taklim, kursus bahasa Arab, kursus dakwah, taman kanak-kanak Islam, dan taman pendidikan Al-Qur'an. (Baca: Fahrurrozi, Gubernur Jakarta Tandingan Versi FPI)

    Saat Tempo mengetuk pintu, seorang penghuni rumah keluar. "Bapak sedang tidak ada di sini," kata lelaki yang enggan menyebut namanya itu, Senin malam, 1 Desember 2014. "Barangkali ada di rumah satu lagi."

    Adapun rumah Fahrurrozi lainnya terletak di Jalan Masjid I, Rawa Bunga, Jatinegara, Jakarta Timur. Jaraknya sekitar 200 meter dari rumah pertama. Bangunan itu berkelir cokelat dan terdiri atas dua lantai. Cukup mudah menemukan rumah kedua Fahrurrozi. Sebab, di salah satu dinding lantai dua tertulis besar-besar "MT-Arrohmah" berwarna abu-abu. "Bapak baru saja pergi. Kalau mau wawancara, silakan janjian dahulu," ujar pria paruh baya tersebut.

    RAYMUNDUS RIKANG

    Topik terhangat:

    Golkar Pecah | Wakil Ahok | Kasus Munir | Interpelasi Jokowi | Susi Pudjiastuti

    Berita terpopuler lainnya:
    Jokowi Tampak Mulai Kedodoran Soal Hukum 
    Menteri Yuddy: Tomy Winata Berjiwa Patriotik
    Ini Tempat Bercokol Mafia Migas


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Industri Permainan Digital E-Sport Makin Menggiurkan

    E-Sport mulai beberapa tahun kemarin sudah masuk dalam kategori olahraga yang dipertandingkan secara luas.