Razia Narkoba di Tempat Hiburan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang penumpang taksi diperiksa sejumlah polisi dari polsek Taman Sari pada razia narkoba di kawasan Gajah Mada, Jakarta (13/07). (TEMPO/Yosep Arkian)

    Seorang penumpang taksi diperiksa sejumlah polisi dari polsek Taman Sari pada razia narkoba di kawasan Gajah Mada, Jakarta (13/07). (TEMPO/Yosep Arkian)

    TEMPO.CO, Jakarta - Puluhan orang terjaring razia narkoba gabungan yang digelar aparat Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Mabes Polri dan Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya. Juru bicara Polda Metro Komisaris Besar Rikwanto mengatakan puluhan orang itu terjaring razia di Newton Karaoke, Taman Sari, Jakarta Barat. "Razianya Sabtu malam kemarin," katanya saat dihubungi, Ahad, 7 Desember 2014. (Baca: Terungkap, Artis yang Ditangkap BNN Berinisial VM)

    Rikwanto mengatakan razia tersebut digelar rutin oleh polisi di tempat-tempat hiburan. Dalam razia kali ini, sebanyak 27 orang dinyatakan gagal lolos tes urine karena hasilnya positif mengandung zat-zat narkoba. Mereka terdiri atas 12 laki-laki dan 15 perempuan.

    Sebagian besar laki-laki yang tertangkap adalah pegawai swasta yang sedang menikmati hiburan karaoke. Sedangkan para perempuan yang terjaring merupakan pemandu lagu di tempat karaoke atau yang dikenal dengan istilah Ladies Companion (LC). "Hasil tes urine mereka yang diamankan mengandung amphetamin, metha amphetamine, ketamine, dan benzo," ujarnya. (Baca: Polisi: Wakil Ketua DPRD Bone Bolango Ditahan karena Narkoba)

    Diduga puluhan orang tersebut sedang melakukan pesta narkoba lantaran tertangkap di satu ruangan yang sama. Mereka digerebek saat sedang berada di room 315. Polisi pun mengamankan barang bukti berupa 21 paket narkoba yang diduga mengandung kethamine.

    Selain itu, polisi juga sempat memeriksa dua orang perempuan yang berada di dalam mobil Honda CRV. Mereka diduga sebagai pemakai narkoba lantaran ditemukan pil Calmiet yang mengandung bahan terlarang. "Tapi hasilnya negatif jadi tidak ditahan," katanya. (Baca: Polisi Intensifkan Penyelidikan Bisnis Narkoba di Lapas Madiun)

    Saat ini, puluhan orang tersebut sedang menjalani pemeriksaan lanjutan di Polres Jakarta Barat. Kepala Satuan Narkoba Polres Ajun Komisaris Besar Gembong Yudha mengatakan mereka belum resmi berstatus sebagai tahanan. Namun mereka masih berada di ruang pemeriksaan Polres untuk menjalani pemeriksaan lanjutan.

    Polisi pun masih mendalami status puluhan orang itu sebagai pengguna murni atau pengedar narkoba. "Saat ini masih diperiksa, mungkin hasilnya baru diketahui besok," ujarnya. (Baca: Razia Kamar Napi, Petugas Rutan Salemba Temukan Narkoba)



    DIMAS SIREGAR
    Terpopuler
    Ahok Wajibkan Taksi Pasang GPS, Polisi Terbantu
    Besok Jakarta Diprediksi Hujan 
    Taksi Wajib Pasang GPS, Bisa Bebani APBD? 
    Operasi Zebra, Pemohon SIM di Bekasi Melonjak 
    Jalur Pedestrian di Bekasi Ditambah Tahun Depan  



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Industri Permainan Digital E-Sport Makin Menggiurkan

    E-Sport mulai beberapa tahun kemarin sudah masuk dalam kategori olahraga yang dipertandingkan secara luas.