Ada Ultah Klub Angkot, Jalur Puncak Macet Parah  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kemacetan di jalur keluar pintu tol Gadog, Ciawi, menuju kawasan Puncak, Bogor. ANTARA/Arif Firmansyah

    Kemacetan di jalur keluar pintu tol Gadog, Ciawi, menuju kawasan Puncak, Bogor. ANTARA/Arif Firmansyah

    TEMPO.CO, Bogor - Perkumpulan sopir angkutan kota asal Bogor, Jakarta, Depok Tangerang, dan Bekasi yang tergabung dalam Monster Fans Club (MFC) melakukan konvoi di jalan raya Puncak, Senin, 22 Desember 2014.

    Akibat konvoi yang diikuti ratusan angkutan kota itu, arus lalu lintas kawasan Puncak macet parah. Kemacetan yang sangat parah ini menyebabkan ribuan kendaraan dari arah Jakarta menuju Puncak dan sebaliknya tidak bergerak selama lebih dari tiga jam dan antrean kendaraan mencapai 12 kilometer dari kedua arah.

    Bahkan kemacetan pun semakin parah karena sebagian besar sopir angkot yang ikut dalam rombongan konvoi memarkirkan kendaraannya hingga tengah jalan. Petugas dari Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Bogor pun kewalahan mengatur arus lalu lintas kawasan Puncak.

    "Mereka para sopir angkot yang sedang merayakan ulang tahun klub mobilnya itu bukan hanya konvoi, tetapi mengemudikan kendaraannya juga ugal-ugalan, sehingga jalur Puncak macet total," kata Siti Mintarsih, 42 tahun, seorang penumpang yang terjebak macet.

    Akibat perayaan ulang tahun klub angkot tersebut, ruas jalan raya Puncak dari simpang Gadog hingga Pasar Cisarua macet total selama tiga jam lebih. "Puncak setiap hari sudah macet, sekarang gara-gara ada yang ulang tahun klub mobil malah semakin macet," katanya.

    Hal senada diungkapkan Rahmat, 35 tahun, seorang sopir angkot yang sedang melayani penumpang. Dia juga mengeluhkan kemacetan tersebut. "Saya lebih memilih narik angkot dan membawa penumpang saja, tapi ternyata malah terjebak macet parah dari Cipayung sampai Kecamatan Cisarua, yang biasanya ditempuh 30 menit, ini sudah lebih tiga jam tidak bisa jalan," ujar pria yang membawa angkot 02 jurusan Bogor-Cisarua itu.

    Akibat kemacetan arus lalu lintas yang sangat parah, sebagian besar penumpang angkot asal Cisarua dan sekitarnya memilih turun dari angkot dan melanjutkan dengan naik ojek, bahkan tidak sedikit yang berjalan kaki. "Banyak penumpang yang turun dari angkot karena kesal terlalu lama kejebak macet. Kita pun jadi rugi," katanya.

    Kepala Kepolisian Resor Bogor Ajun Komisaris Besar Sonny Mulvianto saat dikonfirmasi mengaku pihaknya tidak menyangka perayaan ultah klub angkot bakal membuat macet jalur Puncak. Bahkan pihak Kepolisian pun kewalahan mengatur para sopir angkot yang ugal-ugalan di sepanjang jalur Puncak itu.

    "Kita sudah upayakan untuk atur mereka (sopir), tapi mereka susah diatur, jadi macet seperti ini," ujarnya.

    M. SIDIK PERMANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Industri Permainan Digital E-Sport Makin Menggiurkan

    E-Sport mulai beberapa tahun kemarin sudah masuk dalam kategori olahraga yang dipertandingkan secara luas.