Isi Ancaman Bom ke VoA Indonesia

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • jamesclar.com

    jamesclar.com

    TEMPO.CO , Jakarta: Pemimpin Redaksi Voice of America (VoA) Indonesia, Frans Padak Demon, mengatakan kantornya mendapat ancaman bom lewat komentar di sebuah berita yang diunggah di laman Facebook VoA Indonesia.

    "Kantor VoA pun sebentar lagi mau di bom. waspada lah kalian bajingan," ujar Frans menirukan ancaman tersebut, Sabtu, 10 Januari 2015. (Baca: Kantor VoA di Jakarta Diteror Bom)

    Frans menolak memerinci alamat akun pengancam dengan alasan tengah diselidiki kepolisian. Namun, kata Frans, akun pengancam tersebut jelas-jelas terlihat mengutarakan kebenciannya.

    Frans tak mau menduga-duga pihak yang melontarkan ancaman. Pun mengaitkan ancaman ini dengan peristiwa teror yang terjadi di Prancis, beberapa waktu lalu, meski kometar bernada ancaman itu terdapat dalam berita terkait teror di Prancis.

    Sebelumnya, Kepolisian Sektor Setiabudi menyatakan kantor berita Voice of America (VoA) di Kuningan, Jakarta Selatan, sudah dalam kondisi aman. Tim gegana sudah melakukan penyisiran dan tidak ditemukan bahan peledak. (Baca juga: Diancam Bom Polisi Sebut VoA di Jakarta Aman)

    ARIE FIRDAUS

    Berita lain:
    Teror di Paris, Al-Qaeda Klaim Bertanggung Jawab 

    Lumba-lumba Albino Langka Terlihat di Florida

    Jokowi Jawab Laporan Ahok Soal Monorel


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.