Ahok Perketat Pengawasan Makanan dan Obat  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kepala Badan POM didampingi Perwakilan Pemda Provinsi DKI Jakarta, Kepolisian daerah Metro Jaya, dan Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta melakukan pemusnahan barang bukti berupa obat dan makanan ilegal di Halaman Balai Besar POM, Jakarta, 10 Desember 2014. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Kepala Badan POM didampingi Perwakilan Pemda Provinsi DKI Jakarta, Kepolisian daerah Metro Jaya, dan Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta melakukan pemusnahan barang bukti berupa obat dan makanan ilegal di Halaman Balai Besar POM, Jakarta, 10 Desember 2014. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan DKI Jakarta Dewi Prawitasari membenarkan pernyataan Ahok. Ia mencontohkan, sembilan kasus bahan kimia berbahaya pada makanan dan kosmetik yang diproses BPOM hingga ke pengadilan hanya diganjar hukuman masa percobaan dan denda Rp 500 ribu. Perusahaan yang dijerat kasus juga tetap bisa beroperasi. "Seharusnya, izinnya juga dicabut," kata Dewi.

    Penggunaan bahan kimia berbahaya melanggar Undang-Undang Kesehatan Nomor 36 Tahun 2009 dan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan. Sanksinya, hukuman penjara maksimal 15 tahun dan denda 15 miliar. Meski begitu, sanksi tersebut belum pernah diberikan kepada pelanggar.

    Dewi menuturkan pengawasan dimulai dari pasar. Sebabnya, pasar merupakan titik pertama industri makanan. Di Jakarta saat ini, ada lima pasar percontohan yang dipantau ketat oleh BPOM, yakni Pasar Johar Baru di Jakarta Pusat, Pasar Tebet (Jakarta Selatan), Pasar Grogol (Jakarta Barat), Pasar Koja (Jakarta Utara), dan Pasar Cibubur (Jakarta Timur).

    Dewi berharap perjanjian kerja sama dapat meningkatkan mutu produk yang dijual di Jakarta. Kerja sama ini akan menjadi peringatan bagi pengusaha, distributor, dan penjual untuk menggunakan bahan kimia yang diperbolehkan. "Masyarakat juga dipersilakan melaporkan temuan mereka," kata Dewi.

    LINDA HAIRANI

    Terpopuler
    3 Aktor Kontroversial di Balik Kisruh KPK vs Polri
    Kini, Giliran Zulkarnain KPK Dilaporkan ke Polisi
    Diminta Tegas Soal KPK, Jokowi Kutip Ronggowarsito
    Menteri Tedjo: Tak Percaya Polisi? Bubarkan Saja


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.