Bupati Tangerang Imbau Sekolah Tidak Rayakan Valentine  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sebuah kotak coklat dipajang di salah satu pertokoan di Jepang. Pada saat perayaan Valentine di Jepang, kaum wanitalah yang memberikan coklat pada kaum pria. Tokyo, Jepang, 12 Februari 2015. Chris McGrath / Getty Images

    Sebuah kotak coklat dipajang di salah satu pertokoan di Jepang. Pada saat perayaan Valentine di Jepang, kaum wanitalah yang memberikan coklat pada kaum pria. Tokyo, Jepang, 12 Februari 2015. Chris McGrath / Getty Images

    TEMPO.COJakarta - Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengimbau agar sekolah di Kabupaten Tangerang tidak merayakan Valentine. Hari kasih sayang yang dirayakan para remaja di dunia setiap 14 Februari itu akan jatuh pada Sabtu.

    "Lebih baik tidak dilakukan karena bukan budaya kita (Indonesia)," kata Zaki saat dihubungi Tempo, Jumat 13 Februari 2015. Zaki mengatakan penjelasan lebih teknis mengenai imbauan itu diserahkan kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang.

    Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang Zainudin mengatakan, sesuai arahan Bupati, imbauan itu sudah dilakukan. "Saya kira, selain kami imbau, masing-masing sekolah sudah tahu bahwa itu (Valentine) bukan tradisi bangsa kita," kata Zainudin.

    Lebih spesifik lagi, kata Zainudin, masyarakat Kabupaten Tangerang dikenal agamis, sehingga tidak terlalu memikirkan perayaan hari kasih sayang seperti itu. "Sekolah sudah tahu, walau tidak ada larangan tapi dengan imbauan sudah cukup mengerti," ujar Zainudin.

    Kendati demikian, Zainudin memandang fenomena mengenai Valentine ini tidak terlalu kaku. Artinya, bisa jadi siswa yang bersekolah di wilayah perkotaan, seperti Kecamatan Kelapa Dua, yang berdekatan dengan mal tetap merayakan Valentine, tapi di luar jam sekolah.

    Saat ditanya Tempo, seorang siswa SMP Dewi Kunti Tigaraksa Tangerang, Mh. Gilang Narasrestha, menjawab cepat bahwa dia tidak ikut merayakan Valentine. "Orang Islam tidak kenal Valentine. Kalau kasih sayang, setiap hari orang tua dan adik-adik di rumah saling menyayangi," kata siswa kelas IX yang hobi menggambar anime itu.

    AYU CIPTA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.