Gagalkan Pencurian, 2 Warga Bekasi Ditembak Begal  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi begal motor. TEMPO/Gunawan Wicaksono

    Ilustrasi begal motor. TEMPO/Gunawan Wicaksono

    TEMPO.CO, Bekasi - Begal sepeda motor sadis kembali beraksi di Bekasi. Kali ini, dua warga Kampung Limo, Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi, ditembak empat begal sepeda motor, Senin pagi, 30 Maret 2015.

    "Senjata api yang digunakan sepertinya rakitan," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Kota Bekasi Komisaris Wirdhanto Hadicaksono, Senin, 30 Maret 2015. Pihaknya hingga saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus tersebut.

    Informasi dihimpun Tempo, korban adalah Supriyatna, 51 tahun, menderita luka tembak di paha kanan, sedangkan warga lain, Dede, 25 tahun, terluka di bagian lengan kanan. Pelaku berjumlah empat orang itu gagal membawa sepeda motor milik Supriyatna. "Sepeda motor sempat dituntun," kata Abdul, 30 tahun, saksi mata.

    Ia menjelaskan, peristiwa itu berawal ketika Supriyatna mengetahui sepeda motornya jenis Yamaha Vixion B-5028-ZU dibawa orang tak dikenal dari halaman rumahnya sekitar pukul 04.00. Ia kemudian bergegas mengejar kawanan tersebut. "Anaknya yang masih kecil memberitahukan kalau ada pencuri," kata Abdul.

    Supriyatna berhasil mendekati pelaku, dan menarik sepeda motornya. Ternyata upaya itu membuat pelaku berang. Merasa terdesak, satu di antaranya mengeluarkan sepucuk senjata api. "Pelaku menembak dari jarak dekat, mengenai paha korban," ujar Abdul.

    Tembakan itu membuat warga setempat terjaga, mereka segera keluar rumah. Sementara itu, Supriyatna sudah tergeletak bersimbah darah. Adapun, Dede, yang mengetahui membantu menggagalkan upaya pembegalan. Ia mengejar kawanan begal itu. "Dikejar hingga 500 meter," ujarnya.

    Meski pelaku memberikan tembakan ke udara, Dede tetap kukuh mengejar. Akibatnya, dia ditembak dan pelurunya mengenai lengan kanan. "Pelaku melarikan diri tanpa membawa hasil curian," kata dia. "Korban langsung dibawa ke rumah sakit."

    ADI WARSONO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Skuter Listrik Pasca Insiden GrabWheels Belum Ada Rujukan

    Pemerintah Provinsi DKI berencana mengeluarkan aturan soal skuter listrik setelah insiden dua pengguna layanan GrabWheels tewas tertabrak.