Ketemu Seniman Betawi, Ahok Minum Bir Pletok  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) membuka apel besar Komitmen Aplikasi Deklarasi Sekolah Bersih, Damai dan Anti Korupsi se-Jakarta di Taman Monumen Nasional (Monas), Jakarta, 30 Desember 2014. Acara ini untuk menjadikan  guru-guru teladan yang baik bagi siswanya. TEMPO/Dasril Roszandi

    Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) membuka apel besar Komitmen Aplikasi Deklarasi Sekolah Bersih, Damai dan Anti Korupsi se-Jakarta di Taman Monumen Nasional (Monas), Jakarta, 30 Desember 2014. Acara ini untuk menjadikan guru-guru teladan yang baik bagi siswanya. TEMPO/Dasril Roszandi

    TEMPO.COJakarta - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama meminum segelas bir saat menghadiri acara Pagelaran Seni Betawi di kawasan Setu Babakan, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Ahad, 19 April 2015. Namun, itu bukan sembarang bir, namanya bir pletok.

    Kemudian Ahok mengangkat gelas kaca berisi bir pletok ke arah warga Jagakarsa yang sedari pagi sudah meramaikan kawasan pelestarian budaya Betawi tersebut. Bir pletok merupakan minuman khas Betawi yang biasanya disajikan untuk menyambut kedatangan tamu. Minuman ini terbuat dari ramuan bahan-bahan alami dan tradisional.

    Kehadiran Ahok di Setu Babakan untuk memberikan sambutan dalam acara “Seniman Betawi Jangan Menangis”. “Saya sangat mendukung kegiatan seni kegiatan Betawi,” ujar Ahok. “Saya suka nonton film Betawi, filmnya Benyamin Sueb.”

    Dalam sambutannya, Ahok meminta warga agar dapat melepas lahan di area Setu Babakan. Tujuannya agar dapat dikelola Pemerintah Provinsi DKI Jakarta daripada dijual kepada pihak swasta untuk dijadikan perumahan. "Lebih baik Bapak-Ibu jual lahan ke Pemda. Kami akan bantu kelola lahan untuk ditanami lagi tanaman khas di Betawi seperti di kawasan Semanggi dan Menteng," kata Ahok.

    Upaya tersebut, kata Ahok, sesuai Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2007 Bab V Pasal 26 ayat 6 mengenai Pemprov DKI Jakarta melestarikan dan mengembangkan budaya Betawi serta melindungi berbagai budaya masyarakat daerah lain yang ada di Jakarta.

    AISHA SHAIDRA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.