Ahok: PM Mesir Penasaran Cara Pindahkan Warga ke Rusun

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) berbincang dengan pedagang pakaian saat meninjau salah satu kios di Blok G, Pasar Tanah Abang, Jakarta, 15 April 2015. Kunjungan tersebut dilakukan untuk meninjau realisasi rencana pembangunan jembatan penghubung menuju Blok G Pasar Tanah Abang agar ramai pengunjung. Tempo/M IQBAL ICHSAN

    Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) berbincang dengan pedagang pakaian saat meninjau salah satu kios di Blok G, Pasar Tanah Abang, Jakarta, 15 April 2015. Kunjungan tersebut dilakukan untuk meninjau realisasi rencana pembangunan jembatan penghubung menuju Blok G Pasar Tanah Abang agar ramai pengunjung. Tempo/M IQBAL ICHSAN

    TEMPO.COJakarta - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama akan mengunjungi Rumah Susun Sederhana Sewa Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara. 

    Kunjungan ini bertujuan mendampingi Perdana Menteri Mesir Ibrahim Mahlab dalam rangkaian acara peringatan 60 tahun Konferensi Asia-Afrika. "PM Mesir ingin lihat caranya pindahkan warga ke rusun," kata Ahok di Balai Kota, Rabu, 22 April 2015.

    Ahok menjelaskan, Mesir juga memiliki permasalahan soal permukiman kumuh. Negara itu ingin mengetahui sistem yang diterapkan Pemerintah Provinsi DKI dalam menghilangkan permukiman itu. Terlebih, ujar Ahok, masalah permukiman kumuh di Mesir lebih parah dibandingkan dengan Jakarta.

    Menurut Ahok, keinginan berkunjung ke rusunawa disampaikan langsung oleh Mahlab. Muara Baru dipilih lantaran rumah susun itu menampung warga yang direlokasi dari bantaran Waduk Pluit, Jakarta Utara.

    Pembangunan Rusunawa Muara Baru selesai pada akhir September 2014. Setidaknya 50 keluarga sudah menempati rumah susun itu dari total 200 unit yang tersedia.

    Ahok menuturkan ada banyak permintaan serupa dari peserta peringatan Konferensi Asia-Afrika. Namun tak semua permintaan bisa terpenuhi karena keterbatasan waktu. "Kunjungan ini khusus untuk Mesir karena latar belakang kedekatan sejarah," ucap Ahok.

    LINDA HAIRANI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Fahri Hamzah Dari PKS Ke Partai Gelora Indonesia

    Partai Gelora Indonesia didirikan di antaranya oleh Fahri Hamzah dan Anis Matta pada, 28 Oktober 2019. Beberapa tokoh politik lain ikut bergabung.