Heboh Pesta Bikini SMA, Hotel Enggan Komentar  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Poster larangan memakai bikini diSpanyol. newsoxy

    Poster larangan memakai bikini diSpanyol. newsoxy

    TEMPO.CO, Jakarta - Marketing The Media Hotel and Tower tak memberikan tanggapan soal ‎rencana sejumlah pelajar SMA menggelar pesta bikini akhir pekan ini. Resepsionis yang menerima telepon melalui nomor resmi hotel tak mau mengkonfirmasi.

    "Sebentar, saya sambungkan ke marketing," kata petugas resepsionis yang tak menyebutkan namanya, Kamis, 23 April 2015.

    Telepon tak juga diangkat Marketing The Hotel. Telepon terus berdering tanda menunggu tanggapan hampir sekitar lima menit. Setelah itu, tiba-tiba telepon dari Tempo ditutup tanpa ada satu pun yang memberikan konfirmasi.

    ‎Sejumlah pelajar SMA bersama sebuah event organizer Divine Production akan menggelar pesta bikini pada 25 April mendatang di lantai 6 The Media Hotel and Tower. Acara akan digelar sekitar pukul 22.00 WIB. Dalam pamflet yang beredar di media sosial, penyelenggara acara mengklaim acara tersebut diikuti sejumlah sekolah, seperti SMA 8 Bekasi, SMA 12 Jakarta, SMA 14, SMA 38, SMA 50, SMA 24, SMA 31, dan SMK Musik BSD. Beberapa sekolah lain tercatat sebagai pendukung, yakni SMA 109, SMA 53, SMA 29, SMA 26, SMA 31, SMA 44, SMA Muhammadiyah Rawamangun, dan SMA Alkamal.

    Hingga berita ditulis, Tempo belum bisa mendapat konfirmasi Divine melalui nomor telepon yang tertera dalam pamflet acara. Sekitar pukul 11.00 WIB nomor tersebut masih aktif, tapi tak menjawab. Selang beberapa menit, nomor tersebut dilaporkan tak aktif atau berada di luar jangkauan.‎

    Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama meradang mengetahui ada pesta bikini untuk siswa Sekolah Menengah Atas. Ahok, sapaan akrabnya, mengatakan akan memberi sanksi bagi pelajar yang mengikuti pesta bikini selepas Ujian Nasional.

    "Anda lulus SMA mau bikin pesta apa pun terserah Anda. Anda lulus, Anda bahagia, silakan," ujar Ahok saat ditemui di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis, 23 April 2015. "Tapi enggak bisa dong kalau pesta bikini, ya tangkep. Enggak bener kalau pesta bikini."

    Ahok berujar penerapan sanksi perlu dilakukan. "Kalau sampai terjadi kita cari jalan hukumnya seperti apa."


    FRANSISCO ROSARIANS‎ | AISHA SHAIDRA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.