Bos Narkoba Wong Chi Ping Divonis Mati, Ini Alasan Hakim

Reporter

Terdakwa Wong Chi Ping alias Surya Wijaya dikawal petugas usai mengikuti sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Jakarta, 13 November 2015. Wong mengajukan banding atas vonis mati yang diterimanya. TEMPO/ M Iqbal Ichsan

TEMPO.CO, Jakarta - Bandar narkoba asal Hong Kong, Wong Chi Ping, dijatuhi vonis hukuman mati dalam persidangan yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Jumat, 13 November 2015.

Mochamad Arifin  bertindak sebagai Ketua Majelis Hakim. Bersama anggota majelis lainnya, dia membacakan sejumlah hal yang memberatkan Wong Chi Ping alias Surya.

"Apa yang dilakukannya adalah merupakan kejahatan luar biasa. Peredaran narkoba dapat meracuni generasi muda Indonesia," kata Mochamad Arifin saat pembacaan putusan.

Menurut dia, hal tersebut dapat mengancam keselamatan bangsa dan negara secara umum. Terlebih, jumlah narkoba jenis sabu-sabu yang diamankan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) cukup besar, yaitu 862 kilogram.

SIMAK:  Gembong Narkoba Wong Chi Ping Divonis Mati, Bagaimana Nasib 5 Kawannya?

Hal yang memberatkan kedua,  kejahatan yang dilakukan Wong Chi Ping merupakan kejahatan transnasional.  Ini merujuk pada Konvensi PBB tentang pemberantasan peredaran gelap narkoba dan psikotropika.

Konvensi itu diratifikasi oleh pemerintah Indonesia melalui Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1997. Karena itu, upaya pemberantasan narkoba, katanya,  harus dilakukan sungguh-sungguh.

Poin memberatkan terakhir, Wong Chi Ping pernah menyelundupkan narkoba dari Ahyi, penyuplai narkoba dari Tiongkok, sebanyak tiga kali. "Sebelumnya pada Juli 2011 dan Mei 2014. Namun gagal," tutur Arifin.

Hakim menjelaskan tidak ada poin yang meringankan Wong Chi Ping.  Hakim memerintahkan barang bukti yang disita negara berupa mobil Daihatsu Luxio dan Granmax, sepeda motor, dan kapal laut KM 6633 dimusnahkan oleh negara.

Wong Chi Ping dan delapan anggota komplotannya dijatuhi hukuman yang beragam, mulai dari kurungan penjara puluhan tahun sampai dengan hukuman mati.

Mereka ditangkap BNN pada Januari 2015 di Lotte Mart, Kalideres,  Jakarta Barat. Saat itu, ditemukan narkoba jenis sabu-sabu seberat 862 kilogram yang dimasukkan ke dalam 42 karung kopi.

DIKO OKTARA


 





Mahasiswa di Sumedang DItangkap, Diduga Selundupkan Ganja dengan Bungkus Kopi

1 hari lalu

Mahasiswa di Sumedang DItangkap, Diduga Selundupkan Ganja dengan Bungkus Kopi

Seorang mahasiswa perguruan tinggi negeri di Sumedang ditangkap karena diduga menyelundupkan ganja dari Aceh untuk diedarkan


10 Tewas dalam Penembakan di Bar Meksiko, Perang antar-Geng Narkoba?

2 hari lalu

10 Tewas dalam Penembakan di Bar Meksiko, Perang antar-Geng Narkoba?

Sekelompok orang bersenjata tak dikenal melepaskan tembakan di sebuah bar di Meksiko tengah, menewaskan 10 orang pengunjung


Modus Baru Peredaran Narkoba, Manfaatkan Penyandang Disabilitas Pakai Tas Selempang

2 hari lalu

Modus Baru Peredaran Narkoba, Manfaatkan Penyandang Disabilitas Pakai Tas Selempang

Polres Metro Jakarta Pusat menangkap tiga tersangka narkoba di Daan Mogot, Kota Tangerang, Banten.


1,8 Ton Kokain Disita di Nigeria, Akan Dikirim ke Eropa dan Asia

4 hari lalu

1,8 Ton Kokain Disita di Nigeria, Akan Dikirim ke Eropa dan Asia

Sebanyak 1,8 ton kokain disita dari sebuah gudang di Lagos, Nigeria, dengan nilai $278,5 juta atau Rp4,18 triliun


Remaja 17 Tahun di Cilegon Jualan Narkoba Online Lewat Instagram

5 hari lalu

Remaja 17 Tahun di Cilegon Jualan Narkoba Online Lewat Instagram

Remaja yang baru berusia 17 tahun ini berjualan narkoba secara online di Instagram. Menjajakan sabu, ganja dan tembakau gorila.


Polda Banten Gagalkan Pengiriman Ganja via Jasa Pengiriman, Karyawan Terlibat

5 hari lalu

Polda Banten Gagalkan Pengiriman Ganja via Jasa Pengiriman, Karyawan Terlibat

Para tersangka jaringan pengedar ganja ini dijerat dengan pasal berlapis dengan ancaman hukuman hingga pidana mati.


DPR: Perlu Keseriusan dan Simultan Perangi Narkoba di Kalteng

6 hari lalu

DPR: Perlu Keseriusan dan Simultan Perangi Narkoba di Kalteng

Peredaran narkoba marak di Kalteng. Napi narkoba mendominasi Lembaga Pemasyarakatan.


Polisi Gagalkan Peredaran Ganja 304 Kilogram yang Dimasukkan dalam Truk Sayur

8 hari lalu

Polisi Gagalkan Peredaran Ganja 304 Kilogram yang Dimasukkan dalam Truk Sayur

Polres Jakarta Barat menggagalkan peredaran ganja seberat 304 Kilogram jaringan lintas Sumatera-Jawa.


Dikisahkan sebagai Sarang Narkoba, Suriname Tuntut Netflix dan Korea Selatan

9 hari lalu

Dikisahkan sebagai Sarang Narkoba, Suriname Tuntut Netflix dan Korea Selatan

Suriname akan menuntut produsen serial Netflix Korea Selatan berjudul Narco-Saints karena mengesankan negara itu sebagai sarang narkoba


Sipir Penjara Malaysia Dihukum 3 Tahun, Peras Napi Rp9,8 Juta

10 hari lalu

Sipir Penjara Malaysia Dihukum 3 Tahun, Peras Napi Rp9,8 Juta

Seorang sipir penjara di Malaysia dihukum tiga tahun karena meminta uang sogokan Rp9,8 juta terhadap narapidana yang dites positif narkoba.