Taksi Uber Dilarang di Soekarno-Hatta, Ini Alasannya

Reporter

Sopir Taksi Demo, Tolak Keberadaan Taksi Uber dan Go-Jek

TEMPO.CO, Tangerang - Pengelola Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, PT Angkasa Pura II (Persero), melarang angkutan darat tidak resmi, termasuk taksi Uber, beroperasi atau mengangkut penumpang di Bandara Soekarno-Hatta.

Presiden Direktur PT Angkasa Pura II Budi Karya Sumadi mengatakan operasi jasa angkutan darat di Bandara Soekarno-Hatta harus memiliki dasar hukum sehingga memberi kepastian pelayanan, keamanan, dan keselamatan kepada pengguna.

“Saat ini, kendaraan yang memanfaatkan aplikasi Uber untuk mengangkut penumpang belum memiliki izin di Indonesia sehingga dilarang beroperasi di bandara," katanya, Jumat, 13 November 2015.

Budi memastikan, mulai pekan depan, PT AP II akan melakukan razia untuk melarang pengoperasian taksi Uber di Bandara Soekarno-Hatta. Karena itu, demi kenyamanan dan kelancaran perjalanan, pengunjung atau penumpang pesawat diimbau untuk tidak menggunakan taksi Uber.

Adapun seluruh operator ataupun unit jasa angkutan darat di bandara yang ada saat ini telah memenuhi aspek legal sehingga dinyatakan beroperasi secara resmi. Pada Oktober 2015, angkutan darat tersebut terdiri atas 3.350 unit taksi reguler, 1.700 unit taksi eksekutif, 758 unit mobil sewa, 73 unit travel minibus, dan 269 unit bus.

Jumlah angkutan darat yang beroperasi resmi ini menyesuaikan dengan kebutuhan, di mana pembahasan mengenai hal tersebut dilakukan PT AP II dan Kementerian Perhubungan.

“Setiap operator taksi reguler atau eksekutif yang beroperasi di bandara juga harus memiliki kesempatan dan peluang yang sama, sedangkan taksi Uber berbeda dengan lainnya karena tidak membayar pajak ke negara,” tuturnya.

Keputusan dilarangnya operasi taksi Uber ini juga merupakan bagian dari upaya program penertiban angkutan darat di Bandara Soekarno-Hatta yang dijalankan PT AP II sejak awal tahun ini guna meningkatkan layanan taksi, bus, travel minibus, dan mobil sewa di bandara.

Pada Oktober lalu, telah digelar penertiban kendaraan berpelat nomor hitam yang biasa disebut taksi gelap menjadi angkutan sewa resmi bandara melalui pola pengelolaan bekerja sama dengan Inkopau. Penertiban yang dilakukan ini, selain menghilangkan taksi gelap, sekaligus untuk memantau operasi angkutan sewa tersebut dan menjaga tingkat pelayanan.

AYU CIPTA






Anak Tangerang Jadi Korban Eksploitasi Seksual, Pelaku Rekam dan Unggah ke Media Sosial

8 hari lalu

Anak Tangerang Jadi Korban Eksploitasi Seksual, Pelaku Rekam dan Unggah ke Media Sosial

Polres Metro Tangerang Kota menangkap pria berinisial MF (21) yang diduga melakukan eksploitasi seksual anak di Kecamatan Teluknaga.


Tolak BBM Naik, Mahasiswa HMI dan GMNI Gelar Demo di Depan DPRD Kabupaten Tangerang

9 hari lalu

Tolak BBM Naik, Mahasiswa HMI dan GMNI Gelar Demo di Depan DPRD Kabupaten Tangerang

Jika tuntutan tolak BBM naik dan IKN tidak direalisasikan, mahasiswa HMI dan GMNI Kabupaten Tangerang akan mengerahkan massa yang lebih besar.


Terlilit Utang Judi Online, Buruh di Tangerang Tewas Tergantung di Pohon Depan Mess Karyawan

10 hari lalu

Terlilit Utang Judi Online, Buruh di Tangerang Tewas Tergantung di Pohon Depan Mess Karyawan

Dalam suratnya, korban menyampaikan permintaan maaf karena kembali melakukan judi online hingga terjerat utang.


Bupati Tangerang Alokasikan Rp 73 Miliar untuk Kendalikan Inflasi Setelah Harga BBM Naik

11 hari lalu

Bupati Tangerang Alokasikan Rp 73 Miliar untuk Kendalikan Inflasi Setelah Harga BBM Naik

Alokasi anggaran sebesar Rp 73 miliar itu antara digunakan untuk BLT, ketahanan pangan dan padat karya. Menekan inflasi setelah harga BBM naik.


4 Kampung di Desa Tanjung Burung Terendam Banjir, BPBD Kabupaten Tangerang: Luapan Sungai Cisadane

12 hari lalu

4 Kampung di Desa Tanjung Burung Terendam Banjir, BPBD Kabupaten Tangerang: Luapan Sungai Cisadane

Luapan Sungai Cisadane pada Sabtu pagi menyebabkan banjir merendam 733 rumah di Desa Tanjung Burung, Teluknaga.


Puluhan Orang Demo Tuntut Padi Padi Picnic Ditutup

14 hari lalu

Puluhan Orang Demo Tuntut Padi Padi Picnic Ditutup

Restoran Padi Padi Picnic sempat viral di media sosial karena menawarkan pemandangan hamparan sawah


IMB Terus Dipersoalkan, Pemilik Padi Padi Picnic: Kenapa Tidak Bangunannya Saja Dibongkar

14 hari lalu

IMB Terus Dipersoalkan, Pemilik Padi Padi Picnic: Kenapa Tidak Bangunannya Saja Dibongkar

Kemarin, puluhan orang yang mengaku dari Forum Masyarakat Tangerang Utara menggeruduk restoran Padi Padi Picnic di Pakuhaji.


Dua Bocah Tenggelam di Danau Bekas Galian Pasir di Tangerang, 1 Ditemukan Tewas, 1 Masih Dicari

14 hari lalu

Dua Bocah Tenggelam di Danau Bekas Galian Pasir di Tangerang, 1 Ditemukan Tewas, 1 Masih Dicari

Petugas dibantu warga sekitar mencari dua bocah tenggelam itu dengan menyusuri danau menggunakan perahu karet dan menyelam ke dasar danau.


Daftar 14 Samsat Keliling untuk Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi Hari Ini

15 hari lalu

Daftar 14 Samsat Keliling untuk Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi Hari Ini

Polda Metro Jaya masih menyediakan Samsat Keliling untuk memfasilitasi masyarakat di Jakarta, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jadetabek) hari ini.


Monyet Lukai Pemilik di Cikande Tangerang Dievakuasi ke BKSDA

17 hari lalu

Monyet Lukai Pemilik di Cikande Tangerang Dievakuasi ke BKSDA

Akibat serangan monyet itu, pemilik mengalami luka cukup parah. Simak kronologisnya.