Senin, 22 Oktober 2018

Ini Penyebab Robohnya JPO di Pasar Minggu

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Satu unit mobil Suzuki APV B 1187 PFC tertimpa jembatan penyeberangan orang (JPO) yang ambruk di Underpass Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Tempo/Danang

    Satu unit mobil Suzuki APV B 1187 PFC tertimpa jembatan penyeberangan orang (JPO) yang ambruk di Underpass Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Tempo/Danang

    TEMPO.CO, Jakarta - Penyebab robohnya jembatan penyeberangan orang (JPO) di depan Stasiun Pasar Minggu, Jakarta Selatan, mulai menemukan titik terang. Menurut Kepala Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta Andriyansyah, pemasangan papan reklame di JPO yang tak sesuai dengan aturan menjadi penyebabnya.

    "Ketinggian reklame yang kurang-lebih 3 meter hampir menutupi seluruh ruang sisi railing JPO," kata Andriyansyah saat dihubungi, Ahad, 25 September 2016. Padahal, ucap dia, sewajarnya letak papan reklame berada 30 sentimeter dari gelagar (bentangan baja) ke bawah dengan ketinggian maksimal 1 meter.

    Baca juga:
    Awas, Tiga Jebakan Ini Bisa Sebabkan Ahok Keok di Pilkada!
    Mengejutkan Gadis Ini Brkedip Setelah 300 Tahun Kematiannya

    Selain itu, ujar Andriyansyah, seharusnya konstruksi papan reklame tidak boleh menempel pada railing JPO. Konstruksinya harus berdiri sendiri. Namun yang terjadi di JPO yang roboh, konstruksi papan reklame menempel pada railing.

    Hal inilah, menurut penilaian Andri, yang menyebabkan JPO tak memiliki ruang sirkulasi udara. "Dengan adanya tekanan angin yang besar, rangka railing JPO tidak kuat menahan gaya angin yang besar sehingga mengakibatkan railing JPO roboh," tutur Andriyansyah.

    Dia mengatakan saat ini masih menyelidiki siapa yang mendirikan papan reklame dan memberi izin pendiriannya. "Itu yang harus diselidiki, siapa yang membangun, siapa yang memberi izin reklamenya," ucapnya.

    Ia masih enggan memastikan siapa pihak yang terlibat dalam kasus ini. "Biar nanti hasil investigasi yang mengungkap," ujar Andriyansyah.

    Sabtu, 24 September 2016, sebuah JPO ambruk diduga setelah diterpa hujan lebat sekitar pukul 15.20 WIB. Akibatnya, dua orang tewas dan tujuh lain luka-luka akibat kejadian itu.

    EGI ADYATAMA

    Baca juga:

    Aryani Mengaku Dilempar Setrika, Inilah Reaksi Mario Teguh
    Mengejutkan Gadis Ini Brkedip Setelah 300 Tahun Kematiannya


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hak Asasi Binatang Diperingati untuk Melindungi Hewan

    Hak Asasi Binatang, yang diperingati setiap 15 Oktober, diperingati demi melindungi hewan yang sering dieksploitasi secara berlebihan, bahkan disiksa.