Polisi Periksa Tommy Soeharto Terkait Kasus Makar  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Arif Fadillah

    TEMPO/Arif Fadillah

    TEMPO.CO, Jakarta - Polisi memeriksa Tommy Soeharto dalam kasus dugaan makar dengan tersangka beberapa aktivis, seperti Sri Bintang Pamungkas dan Ratna Sarumpaet. Sri Bintang dan aktivis lain ditangkap sebelum digelarnya Aksi 212 pada Desember tahun lalu.

    Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono membenarkan kabar tersebut. "Iya betul, akan diperiksa pukul 10.00 WIB," ucap Argo saat dikonfirmasi, Jumat, 31 Maret 2017. Argo menunjuk Direktorat Reserse Kriminal Umum menjadi tempat pemeriksaan Tommy.

    Baca: Mengapa Firza Husein Terlibat di Yayasan Cendana Itu?

    Argo berujar, pemeriksaan anak mantan presiden Soeharto itu terkait dengan keterangan salah satu tersangka dugaan makar, Firza Hussein. "Diperiksa soal dugaan penyandang dana makar berdasarkan keterangan tersangka Firza," tuturnya.

    Sebelumnya, polisi menangkap sejumlah tokoh nasional dan aktivis atas dugaan makar pada 2 Desember 2016. Mereka adalah Sri Bintang Pamungkas, Ratna Sarumpaet, Ahmad Dhani, Firza Hussein, Adityawarman, Kivlan Zei, Eko, Alvin Indra, Rachmawati Soekarnoputri, Jamran, dan Hatta Taliwang.

    Mereka diduga telah mengadakan puluhan pertemuan untuk membahas rencana aksi makar. Polisi pun menjerat mereka dengan Pasal 107 juncto Pasal 110 juncto Pasal 87 KUHP tentang makar dan permufakatan jahat.

    Berkas perkara salah satu tersangka, Sri Bintang, sudah dilimpahkan ke kejaksaan oleh Polda Metro Jaya beberapa waktu lalu. Sedangkan tersangka Jamran dan Alvin telah menjalani sidang perdananya.

    INGE KLARA SAFITRI



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jokowi Beberkan RAPBN 2020, Tak Termasuk Pemindahan Ibu Kota

    Presiden Jokowi telah menyampaikan RAPBN 2020 di Sidang Tahunan MPR yang digelar pada 16 Agustus 2019. Berikut adalah garis besarnya.