Penyelundupan Sabu dari Cina ke Anyer Menggunakan Jalur Laut

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Metro Jaya Inspektur Jenderal M. Iriawan mengatakan penyelundupan satu ton sabu dari Cina ke Anyer, Serang, Banten, menggunakan jalur laut. "Modusnya menggunakan kapal laut, lalu dipindahkan ke kapal kecil," kata Iriawan di Mapolda Metro Jaya, Kamis, 13 Juli 2017.

    Saat membawa sabu menggunakan kapal kecil, para penyelundup melaju dengan kecepatan lambat dan dengan suara mesin yang kecil. Setelah itu, dipindahkan ke perahu karet untuk dibawa ke pesisir.

    Baca:
    Sabu 1 Ton yang Disita di Anyer Nilainya Mencapai Rp 2 Triliun
    Polisi Menembak Mati Seorang Penyelundup 1 Ton Sabu dari Cina

    "Barangnya ditaruh di dalam air, ditarik dengan tali,” kata Kapolda. Jika situasi dianggap aman, barang di dalam air itu baru diangkat ke perahu karet.

    Dua mobil sudah siap menunggu di tepi pantai, di dekat Hotel Mandalika, Anyer. Polisi masih terus mengusut kasus ini, termasuk akan menanyakannya kepada pengelola Hotel Mandalika. "Hotel itu sudah bertahun-tahun tidak beroperasi lagi," ujar mantan Kabid Propam Mabes Polri itu.

    Baca juga:
    Peluncuran Awal Simpang Susun Semanggi pada Lebaran Betawi
    Pembangunan Signature Tower, SCBD akan Surati Presiden

    Polisi membongkar penyelundupan narkoba jenis sabu di Anyer, Kamis, 13 Juli. Kasus ini merupakan hasil penyelidikan selama dua bulan terakhir.

    Awalnya, kepolisian bekerja sama dengan kepolisian Taiwan mengetahui adanya rencana pengiriman sabu dari Cina ke Indonesia. Ada empat warga negara Taiwan yang diduga terlibat penyelundupan ini. Mereka adalah Lin Ming Hui, Chen Wei Cyuan, Liao Guan Yu, dan Hsu Yung Li.

    Simak:
    Penahanan Al Khaththath Ditangguhkan, Polisi Beri Penjelasan
    Satu Tersangka Mengaku Pukul dan Jambak Istri Hermansyah

    Lin Ming Hui adalah bos dan pengendali jaringan ini. Ia tewas ditembak polisi karena melawan saat ditangkap. Sedangkan Hsu Yung Li kabur dan kini buron. Dari penangkapan ini polisi menyita barang bukti sebanyak 27 kotak di mobil Innova gold, 24 kotak di Innova hitam dengan total sekitar satu ton.

    INGE KLARA SAFITRI

    Video Terkait:
    Dikawal Polisi, Penyelundup Sabu 1 Ton Tiba di Jakarta



     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dari Alpha sampai Lambda, Sebaran Varian Delta dan Berbagai Varian Covid-19

    WHO bersama CDC telah menetapkan label baru untuk berbagai varian Covid-19 yang tersebar di dunia. Tentu saja, Varian Delta ada dalam pelabelan itu.