Pungli Tempat Latihan Menyetir Mobil, Polisi Tangkap Tiga Preman  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Pungutan liar (Pungli)/Korupsi/Suap. Shutterstock

    Ilustrasi Pungutan liar (Pungli)/Korupsi/Suap. Shutterstock

    TEMPO.CO, Tangerang Selatan - Tim Vipers Kepolisian Resor Tangerang Selatan menangkap tiga orang laki-laki yang diduga telah melakukan pemerasan di wilayah Pondok Aren. Ketiga pelaku, yakni Adriyansyah, 21 tahun, Parman (28), dan Abdul Yusuf (37).

    Ketiganya melakukan pemerasan di sebuah lapangan yang kerap dijadikan tempat belajar mengemudi mobil. Lapangan yang oleh masyarakat dinamai Lapangan Merah tersebut berada di Kampung Perigi Baru RT 001 RW 004, Kecamatan Pondok Aren, Tangerang Selatan.

    “Lapangan tersebut sering jadi tempat belajar mengendarai mobil," ujar Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Tangerang Selatan Ajun Komisaris Alexander, Minggu, 27 Agustus 2017.

    Menurut Alex, pihaknya mendapat laporan dari masyarakat tentang adanya pungutan liar di tempat itu. Berdasarkan laporan tersebut, pihaknya menerjunkan personel ke lokasi untuk melakukan observasi. Ternyata tim polisi yang berpura-pura hendak belajar mengemudikan mobil diberhentikan oleh salah seorang dari pelaku dan meminta uang.

    "Saat akan masuk Lapangan Merah diminta sejumlah uang, alasannya untuk sewa lapangan. Setelah diminta uang diberikan Rp 10 ribu, tapi pelaku tidak mau malah minta Rp 35 ribu," katanya.

    Setelah uang berpindah dan dipegang pelaku, Alex melanjutkan, jajarannya langsung menangkap tiga orang yang diduga melakukan pungutan liar di lapangan tersebut dengan barang bukti uang Rp 236 ribu.

    "Ketiga pelaku dikenakan Pasal 368 KUHP tentang pemerasan dengan ancaman hukuman selama 12 tahun penjara, barang bukti dan ketiga pelaku telah diamankan guna pemeriksaan lebih lanjut," ucapnya.

    Sebelumnya, beredar video di media sosial Instagram dengan akun Seputartangsel yang memperlihatkan yang diduga pelaku sedang melakukan pungutan liar di Lapangan Merah. Lapangan tersebut memang digunakan warga sekitar untuk belajar mengemudi mobil.

    MUHAMMAD KURNIANTO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Anwar Usman dan 8 Hakim Sidang MK dalam Gugatan Kubu Prabowo

    Mahkamah Konstitusi telah menunjuk Anwar Usman beserta 8 orang hakim untuk menangani sengketa pemilihan presiden 2019.