Di Kebun Bintang Ragunan Pengunjung Juga Bisa Lakukan Ini

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah pengunjung mengajak keluarganya berlibur di Kebun binatang Ragunan, Jakarta, 6 Mei 2016. M IQBAL ICHSAN/ TEMPO

    Sejumlah pengunjung mengajak keluarganya berlibur di Kebun binatang Ragunan, Jakarta, 6 Mei 2016. M IQBAL ICHSAN/ TEMPO

    TEMPO.CO, Jakarta - Kebun Binatang Ragunan di Jakarta Selatan menjadi salah satu destinasi favorit warga Jakarta untuk menghabiskan waktu liburan, termasuk liburan Hari Raya Idul Adha 2017 seperti saat ini.

    Harga tiket masuk yang terjangkau membuat warga berbondong-bondong ke sana dengan keluarga. "Iya, mumpung lagi liburan panjang, ajak anak-anak ke sini," kata Sita, pengunjung Ragunan, kepada Tempo siang ini, Jumat, 1 September 2017.

    Selain dapat melihat hewan di sana, pengunjung dapat beristirahat di bawah pohon-pohon rindang dan berkeliling menggunakan kereta yang mengitari kawasan Ragunan dan sepeda kayuh yang disewakan di sana. Hanya dengan membayar Rp 10 ribu, pengunjung dapat menyewa sebuah sepeda untuk berkeliling kebun binatang. "Kalau kereta keliling tarifnya Rp 20 ribu per orang," kata Kepala Hubungan Masyarakat Kebun Binatang Ragunan, Wahyudi Bambang.

    Bambang menuturkan, ada 2.137 satwa yang dirawat di Ragunan. Pengunjung dapat melihat satwa tersebut di kandang-kandang yang tersebar di area seluas 147 hektare tersebut. "Semuanya sehat. Setiap Senin mereka libur, satwa juga butuh relaksasi."

    Ragunan sudah tidak menghadirkan atraksi satwa liar. Menurut Bambang, atraksi hewan menyalahi konsep tempat konservasi satwa. "Tidak ada eksploitasi satwa, konsep kami edukasi pemuliaan satwa," ujarnya.

    Pengunjung Kebun Binatang Ragunan juga diharapkan lebih merasa nyaman dengan penataan baru bagi para pedagang. Bambang mengatakan bahwa pedagang asongan sudah ditertibkan agar Ragunan lebih teratur. "Saat ini hanya ada pedagang yang mendapat izin, kalau yang liar sudah tidak ada," kata Bambang.

    CHITRA PARAMAESTI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.