Djarot Temui Ahok di Penjara, Bahas Pembangunan Masjid  

Minggu, 18 Juni 2017 | 18:27 WIB
Djarot Temui Ahok di Penjara, Bahas Pembangunan Masjid  
Pasangan Calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat saat menjalani pemeriksaan tes narkoba di Badan Nasional Narkotika (BNN) di Jakarta, 25 September 2016. M Iqbal Ichsan/Tempo

TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat menemui Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok di penjara Markas Komando Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Sabtu, 17 Juni 2017.

"Biasa evaluasi kerja, laporan. Ada beberapa yang harus kami selesaikan," kata Djarot di kantor DPD PDI Perjuangan DKI, Jakarta Selatan, Ahad, 18 Juni 2017.

Kepada mantan Gubernur DKI itu, Djarot melaporkan perkembangan pusat perkulakan atau Jakgrosir di Pasar Induk Kramat Jati yang masih dibangun. Selain itu, Djarot menyampaikan tentang teknologi mesin controlled atmosphere storage yang baru diresmikan di Pasar Induk Kramat Jati.

Ahok, kata Djarot, juga menanyakan soal perkembangan pembangunan Masjid Al-Mubarokah di dekat ruang publik terpadu ramah anak Kalijodo. "Saya sampaikan masih on schedule, insya Allah tanggal 5 Juli nanti dibangun," ujarnya.

Ahok juga menanyakan penyelesaian pembangunan simpang susun Semanggi yang rencananya diresmikan pada 17 Agustus 2017. "Terus koridor 13 Transjakarta, dia (Ahok) tanyakan juga. Saya sampaikan masih ada beberapa perbaikan lagi," ucap Djarot.

Ahok menjadi penghuni ruang tahanan Mako Brimob Kelapa Dua terkait dengan kasus penistaan agama. Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara menyatakan Ahok terbukti bersalah dan harus menjalani hukuman dua tahun. Ahok akhirnya mengundurkan diri dari kursi gubernur dan menyerahkan tugasnya kepada Djarot sampai Oktober 2017.

FRISKI RIANA

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan