Banjir Jakarta, Warga Cipete Utara Jatuh dan Meninggal

Reporter:
Editor:

Ali Anwar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi mayat. Pakistantoday.com

    Ilustrasi mayat. Pakistantoday.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Ridwan, 39 tahun, warga Jalan Antasari, Gang Koda RT 02 RW 06, Cipete Utara, ditemukan mengambang di rumahnya saat hujan deras dan banjir melanda beberapa lokasi di Jakarta, Kamis sore.

    Kepala Kepolisian Sektor Kebayoran Baru Ajun Komisaris Besar Teguh Wibowo mengatakan jasad Ridwan ditemukan pekerja Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU). “Iya betul (ada yang meninggal),” kata Teguh kepada Tempo, Jakarta, Kamis, 19 Oktober 2017.

    Lurah Cipete Utara Johan mengatakan Ridwan diduga terpeleset dari lantai dua rumahnya dan kepalanya terbentur lantai. Johan menampik kabar yang menyebutkan Ridwan meninggal karena tersengat listrik saat banjir. “Bukan (tersengat listrik), terpeleset,” ujar Johan.

    Jenazah Ridwan dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Kebayoran Baru pada pukul 17.55. Saat diperiksa, petugas medis menyatakan tidak menemukan tanda-tanda kehidupan di Ridwan.

    Banjir di Jakarta terjadi akibat hujan deras yang melanda Jakarta dari sore hari. Menurut akun resmi Badan Penanggulangan Bencana Daerah Jakarta, selain di Cipete Utara, banjir terjadi di Jalan Raya Kemang, Jalan Kebagusan, Jalan T.B. Simatupang, Jalan, Tanjung Barat, Jalan Kemang Timur, dan Jalan Harsono, Ragunan.

    ADAM PRIREZA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.