Tersangka Penculikan Bocah Korea Selatan Dideportasi Hari Ini

Warga negara Korea Selatan, BJW dan SSW yang merupakan tersangka penculikan bocah berinisial KH, dalam konferensi pers terkait kasus tersebut di Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Jumat, 3 November 2017. Tempo/Adam Prireza

TEMPO.CO, Jakarta - Dua orang warga negara Korea Selatan tersangka penculikan seorang bocah warga negara Korea,BJW, 47 tahun, dan SSW, 41 tahun, akan dideportasi hari ini. Proses deportasi dilakukan setelah dilakukan serah terima tersangka antara tim Direktorat Reserse Kriminal Umum Kepolisian Metro Jaya dengan pihak Kedutaan Besar Korea Selatan.

"Duta besar Korea Selatan menyampaikan banyak terima kasih atas kerja sama dalam kasus ini," kata Senior Atase Kepolisian Kedutaan Besar Korea Selatan Kolonel Jeong Jicheon di Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, Jakarta Jumat, 3 November 2017.

Jicheon juga menyampaikan bahwa istri BJW yang melakukan pemerasan kepada orang tua korban KH telah ditangkap kemarin di Korea Selatan. Ia juga mengatakan kepolisian Korea Selatan sedang melakukan penyelidikan terhadap istri BJW.

Baca: Ini Kronologi Penculikan Anak Warga Negara Korea Selatan

Menurut Kepala Sub Direktorat Kejahatan dan Kekerasan Ditreskrimum Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Hendy F, peran polisi dalam kasus ini hanya membantu penangkapan tersangka. Ia juga mengatakan karena tindak kejahatan dilakukan di Korea Selatan, proses hukum terhadap para tersangka pun berlangsung di sana.

Perihal rekam jejak kriminal para tersangka, Hendy mengatakan pihak Korea Selatan tak ingin kasus ini terlalu menjadi konsumsi di Indonesia. "Mereka hanya ingin Indonesia membantu penangkapan saja," kata Hendy.

Dua pelaku penculikan, BJW dan SSW ditangkap Rabu, 1 November lalu karena menculik seorang anak berinisial KH, 10 tahun dari Korea Selatan. Mereka berdalih mengajak korban berlibur ke Indonesia, khususnya ke Bali.

Sesampainya penculik dan korban di Jakarta, istri BJW mendatangi keluarga KH dan meminta tebusan. Sebanyak Rp 1,8 miliar pun dikirim oleh orang tua KH kepada para tersangka.

KH, menurut Hendy, tidak merasa dirinya sedang diculik. Kepada polisi, ia hanya menceritakan bahwa ponselnya sempat disita oleh BJW. Ia beralasan penyitaan itu bertujuan agar KH tidak terus-terusan memainkan ponselnya. Namun, BJW mengabarkan orang tua KH bahwa ponsel anaknya rusak. "Agar orang tua tidak bisa komunikasi," ujar Hendy.

Penculikan ini sebelumnya dilaporkan oleh Kedutaan Besar Korea Selatan ke Polda Metro Jaya. Dalam laporan disebutkan, seorang bocah berusia 10 tahun diculik dari negaranya. Pelaku kemudian membawa korban ke Jakarta.

"Kami dengan hormat memohon lebih lanjut untuk bantuan dari Polda Metro Jaya agar dapat menyelidiki dan bertindak sesegera mungkin mengingat korban adalah anak di bawah umur," kata Atase Kepolisian dan Konsul Kedubes Republik Korea Selatan Jeong Jicheon dalam laporannya.






Geng Bersenjata Menculik Lebih dari 100 Orang di Nigeria

6 hari lalu

Geng Bersenjata Menculik Lebih dari 100 Orang di Nigeria

Pejabat Nigeria menuduh geng bersenjata menggunakan korban penculikan sebagai tameng manusia melawan serangan udara dari militer.


Puluhan Warga Nigeria Diculik Geng Bersenjata, 11 Tewas

20 hari lalu

Puluhan Warga Nigeria Diculik Geng Bersenjata, 11 Tewas

Kelompok bersenjata di Nigeria menculik sedikitnya 80 orang dan membunuh 11 lainnya dalam serangan terpisah


Pecinta Lingkungan Prancis-Australia Diculik di Chad

29 hari lalu

Pecinta Lingkungan Prancis-Australia Diculik di Chad

Seorang ahli lingkungan dengan kewarganegaraan ganda Prancis dan Australia diculik di timur laut Chad.


G7 Desak Rusia Kembalikan PLTN Zaporizhzhia ke Ukraina

35 hari lalu

G7 Desak Rusia Kembalikan PLTN Zaporizhzhia ke Ukraina

G7 mengutuk penculikan pemimpin PLTN Zaporizhzhia Ukraina oleh Rusia.


Penculikan Misterius, Keluarga di California Ditemukan Tewas Termasuk Bayi 8 Bulan

53 hari lalu

Penculikan Misterius, Keluarga di California Ditemukan Tewas Termasuk Bayi 8 Bulan

Penculikan misterius terjadi pada korban yang merupakan satu keluarga. Keempat korban ditemukan tewas termasuk bayi yang masih berusia 8 bulan.


Satu Keluarga Keturunan India Menghilang, Terduga Penculik Coba Bunuh Diri

54 hari lalu

Satu Keluarga Keturunan India Menghilang, Terduga Penculik Coba Bunuh Diri

Seorang pria yang diduga penculik sebuah keluarga dari California, AS, ditahan etelah mencoba untuk bunuh diri.


LPSK Siap Memberi Pelindungan kepada Aremania yang Terancam

55 hari lalu

LPSK Siap Memberi Pelindungan kepada Aremania yang Terancam

LPSK akan memberi perlindungan kepada Aremania yang terancam dan mengalami intimidasi.


Polres Karawang Usut Dugaan Penganiayaan terhadap Dua Wartawan oleh Pejabat Pemkab

21 September 2022

Polres Karawang Usut Dugaan Penganiayaan terhadap Dua Wartawan oleh Pejabat Pemkab

Aldi memastikan pihaknya akan mengusut tuntas kasus dugaan penculikan dan penganiayaan yang dialami dua wartawan oleh pejabat Kabupaten Karawang


Polisi Sebut Dugaan Penculikan Anak di Kompleks Lanud Halim Hanya Salah Paham Semata

5 September 2022

Polisi Sebut Dugaan Penculikan Anak di Kompleks Lanud Halim Hanya Salah Paham Semata

Polres Metro Jakarta Timur mengatakan dugaan penculikan anak di Kompleks Lanud Halim bukanlah kasus penculika, hanya salam paham saja.


Puluhan Jamaah Salat Jumat di Nigeria Diculik Preman Bersenjata

3 September 2022

Puluhan Jamaah Salat Jumat di Nigeria Diculik Preman Bersenjata

Gerombolan bersenjata menyandera puluhan jemaah salat Jumat di sebuah masjid di negara bagian Zamfara, barat laut Nigeria, untuk minta tebusan uang.