Anies Turunkan Tim Tinjau Kampung Akuarium Besok Senin

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang anak bermain di tengah pemukiman darurat dan puing-puing bekas penggusuran Kampung Akuarium, Jalan Pasar Ikan, Jakarta Utara, 17 Mei 2017. TEMPO/Irsyan

    Seorang anak bermain di tengah pemukiman darurat dan puing-puing bekas penggusuran Kampung Akuarium, Jalan Pasar Ikan, Jakarta Utara, 17 Mei 2017. TEMPO/Irsyan

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan timnya akan meninjau Kampung Akuarium, Penjaringan, Jakarta Utara, pada Senin, 6 November 2017. "Hari Senin, tim kami dengan tim masyarakat akan langsung tinjau lokasi," katanya di Balai Kota DKI, Jumat, 3 November 2017.

    Anies menuturkan peninjauan itu bertujuan membuat rencana penataan permukiman di kawasan tersebut. Rencananya, peninjauan bersama masyarakat setempat akan dilakukan pada pukul 14.00. "Langsung dibuat perencanaan di sana," ujarnya.

    Penataan kembali Kampung Akuarium merupakan janji Anies saat mengikuti kampanye pemilihan kepala daerah DKI 2017. Sebab, pemerintah DKI di bawah kepemimpinan Gubernur Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menggusur bangunan di sana pada 2016. Namun sejumlah warga tetap bertahan dengan mendirikan bedeng.

    Baca: Kata Anies Soal Janji Bangun Ulang Kampung Akuarium dan Kunir

    Setelah menjabat, Anies mulai melakukan rapat dengan Jaringan Rakyat Miskin Kota (JRMK) untuk mendapat masukan penataan Kampung Akuarium dan Kunir.

    Dalam rapat tersebut, Anies menuturkan akan mengerjakan 11 hal dalam pembangunan ulang kampung-kampung tersebut. Namun dia belum dapat memerinci kesebelas hal tersebut. Ia hanya mengatakan hal yang paling penting dilakukan adalah membuat shelter atau bangunan sementara di atas puing-puing bangunan yang sudah dibongkar.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    GERD Memang Tak Membunuhmu tapi Dampaknya Bikin Sengsara

    Walau tak mematikan, Gastroesophageal reflux disease alias GERD menyebabkan berbagai kesengsaraan.