Kamis, 21 Juni 2018

Keluarga Dokter Letty Belum Terima Kata Maaf dari Keluarga Helmi

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tersangka pembunuhan Dokter Letty, Ryan Helmy saat menjalani pra rekonstruksi di tempat kejadian perkara (TKP) di Klinik Azzahra Medical Center, Jakarta, 13 November 2017.  Pra rekonstruksi tersebut untuk menguji sejumlah keterangan yang telah diberikan oleh tersangka kepada penyidik Polda Metro Jaya.  Tempo/Ilham Fikri

    Tersangka pembunuhan Dokter Letty, Ryan Helmy saat menjalani pra rekonstruksi di tempat kejadian perkara (TKP) di Klinik Azzahra Medical Center, Jakarta, 13 November 2017. Pra rekonstruksi tersebut untuk menguji sejumlah keterangan yang telah diberikan oleh tersangka kepada penyidik Polda Metro Jaya. Tempo/Ilham Fikri

    TEMPO.CO, Jakarta - Yeti Irma, kakak ipar dokter Letty Sultri mengatakan hingga saat ini belum ada komunikasi langsung dengan keluarga tersangka, Ryan Helmi. Bahkan pada saat kasus KDRT yang dilakukan Helmi kepada Letty terjadi sekitar bulan Juni atau Juli yang lalu, keluarga Helmi juga tutup mulut.

    “Gak ada komunikasi dengan pihak almarhum, gak ada sama sekali. Pernah dulu ada KDRT, gak ada pihak keluarganya minta maaf,” kata Yeti Irma, kakak ipar korban.

    Sebelumnya keluarga dokter Letty pernah mengadukan Helmi ke polisi karena kekerasan dalam rumah tangga. Sejak kejadian KDRT tersebut hingga kasus penembakan, Yeti menjelaskan bahwa keluarga tersangka yaitu Ryan Helmi belum melakukan komunikasi dan meminta maaf langsung kepada keluarga Letty.

    Baca: Begini Adik Dokter Letty Pukul Helmi Saat Prarekontruksi Digelar

    “Sampai sekarang ini juga enggak ada. Enggak ada sama sekali. Dari kejadian KDRT yang terakhir sampai pembunuhan gak ada minta maaf,” kata Yeti.

    Dokter Ryan Helmi menembak istrinya dokter Letty Sultri sebanyak enam kali pada  Kamis, 9 November 2017. Sebelum kejadian mereka terlibat adu mulut. Dugaan sementara, pembunuhan itu dilatarbelakangi cekcok lantaran Letty meminta cerai.

    Kini tersangka pembunuhan dokter Letty, Ryan Helmi bisa dijerat Pasal 340 dan 338 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) tentang pembunuhan. Ia juga akan dikenakan Undang-undang Darurat No. 12 Tahun 1951 tentang kepemilikan senjata api tanpa izin.

    ZUL’AINI FI’ID N. | TD


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Atlet Penanggung Beban Paling Besar di Piala Dunia 2018

    Lembaga CIES Football Observatory membandingkan angka transfer pemain bola top dengan nilai tim negaranya di Piala Dunia 2018. Ini temuan mereka.