Terungkap: Preman Jadi Makelar Jual-Beli Lapak Satpol PP dan PKL

Reporter

Petugas satpol PP menghimbau pedagang agar tidak berjualan di atas trotoar di Tanah Abang, Jakarta, 8 November 2017. Rencananya ada integrasi dengan angkutan di area stasiun Tanah Abang. Tempo/ Fakhri Hermansyah

TEMPO.CO, Jakarta - Ombudsman RI mengungkap patgulipat sekelompok preman sebagai perantara pedagang kaki lima (PKL) liar dengan petugas Satuan Polisi Pamong Praja DKI Jakarta yang korup.

Temuan terbaru Ombudsman itu hasil investigasi di sejumlah kawasan di Jakarta pada 9–10 Agustus 2017. Praktik persekongkolan itu terjadi di kawasan Setiabudi, Ambassador, Imperium, Stasiun Jatinegara, Stasiun Tebet, Stasiun Manggarai, dan Tanah Abang.

“(Preman) Sebagai middle man atau orang-orang penghubung,” kata Komisioner Ombudsman Adrianus Meliala di Gedung Ombudsman RI, Kuningan, Jakarta Selatan pada Jumat, 24 November 2017.

Adrianus menjelaskan, para preman bertugas untuk menengahi transaksi penyediaan lahan antara PKL dan petugas Satpol PP. Seluruh transaksi, mulai dari pembayaran hingga pemilihan lapak, dilakukan oleh PKL dan para preman. Jumlah uang keamanan yang mesti dikeluarkan PKL kepada petugas Satpol PP melalui perantara preman tersebut nilainya beragam. “Antara beberapa ratus ribu hingga jutaan rupiah.”

Ombudsman telah menyerahkan hasil investigasi praktek suap tersebut kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pada 2 November 2017 melalui Direktorat Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri, Biro Hukum Pemprov DKI Jakarta, dan Satpol PP DKI Jakarta.

Lebih dari tiga minggu sejak penyerahan hasil investigasi tersebut, menurut Adrianus, Ombudsman belum menemukan perubahan terhadap penertiban PKL di sejumlah wilayah tadi. “Makanya ini mengingatkan Pemda DKI agar ada perubahan. Tolong segera diperbaiki,” ujarnya.

Adrianus menjelaskan, jasa preman sebagai perantara tersebut muncul untuk mengurangi kemungkinan tertangkapnya oknum Satpol PP dalam praktik jual-beli lapak. “Para oknum (Satpol PP) merasa telanjang kalau langsung mengutip uang, maka dipekerjakanlah middle man ini."

Permainan tersebut membuat seolah petugas Satpol PP yang bermain tidak terlibat. Namun, mereka masuk dalam sistem yang diciptakan itu dan menciptakan simbiosis mualisme diantara pihak-pihak yang berkepentingan.

Para preman yang menjadi makelar bekerja sama dengan petugas Satpol PP nakal, Adrianus meneruskan, tersebar di berbagai lokasi kawasan PKL dan mudah sekali menemukannya. Namun, Adrianus enggan mengungkapkan secara detail identitas para preman tersebut. Yang pasti para preman melakukan operasi secara berkelompok yang kemungkinan tergabung dalam suatu organisasi kemasyarakatan masyarakat. “Diduga termasuk (ormas terlibat),” ujar Adrianus.






Penindakan di Jakarta Barat, Satpol PP Kumpulkan Rp 46 Juta dari Sidang Yustisi

10 hari lalu

Penindakan di Jakarta Barat, Satpol PP Kumpulkan Rp 46 Juta dari Sidang Yustisi

Uang denda hasil penindakan operasi yustisi di Jakarta Barat itu akan diserahkan kepada Satpol PP DKI Jakarta.


Cerita PKL Kota Tua Jakarta Senang Raih Untung setelah Pindah ke Gedung Kantor Pos

13 hari lalu

Cerita PKL Kota Tua Jakarta Senang Raih Untung setelah Pindah ke Gedung Kantor Pos

Para pedagang kaki lima (PKL) mengaku meraih keuntungan setelah pindah ke gedung Kantor Pos Indonesia di Kota Tua, Jakarta Barat.


Babak Baru Wanda Hamidah vs Ketum PP Japto Soerjosoemarno, Pengacara: Gugur Sudah Statement Dia

18 hari lalu

Babak Baru Wanda Hamidah vs Ketum PP Japto Soerjosoemarno, Pengacara: Gugur Sudah Statement Dia

Ketua Umum Pemuda Pancasila Japto Soerjasoemarno melaporkan Hamid Husen, paman Wanda Hamidah, ke Polda Metro atas berita bohong & pencemaran nama.


Pemkot Jaktim Bagi Kanal Banjir Timur Jadi Tiga Zona, PKL Dilarang Berjualan

20 hari lalu

Pemkot Jaktim Bagi Kanal Banjir Timur Jadi Tiga Zona, PKL Dilarang Berjualan

Pemkot Jaktim membagi Kanal Banjir Timur menjadi tiga zona, merah, kuning dan hijau. PKL dilarang berjualan dan akan direlokasi.


Ratusan PKL di Sekitar Masjid Al Akbar Surabaya Direlokasi ke Pasar Rakyat Jambangan

21 hari lalu

Ratusan PKL di Sekitar Masjid Al Akbar Surabaya Direlokasi ke Pasar Rakyat Jambangan

Ratusan pedagang kaki lima (PKL) yang selama ini berjualan di sekitar Masjid Al Akbar Kota Surabaya, Jawa Timur, telah direlokasi ke Pasar Jambangan


PKL di Bantaran Kali Krukut Digusur, Lurah Karet Tengsin: Sesuai Arahan Pj Gubernur

22 hari lalu

PKL di Bantaran Kali Krukut Digusur, Lurah Karet Tengsin: Sesuai Arahan Pj Gubernur

Kelurahan Karet Tengsin Jakarta Pusat menggusur PKL dan bangunan liar yang berdiri di bantaran Kali Krukut. Upaya mencegah banjir.


Gelandangan dan PKL di Masjid Istiqlal Digusur Demi KTT G20, Akan Dipulangkan ke Jabar dan Jateng

26 hari lalu

Gelandangan dan PKL di Masjid Istiqlal Digusur Demi KTT G20, Akan Dipulangkan ke Jabar dan Jateng

Para gelandangan dan PKL yang selama ini berada di kawasan sekitar Masjid Istiqlal digusur dan akan dipulang ke asalnya di Jabar dan Jateng.


Banjir Sempat Genangi Sejumlah Wilayah Jakarta, BPBD: Surut Berkat Penyedotan

28 hari lalu

Banjir Sempat Genangi Sejumlah Wilayah Jakarta, BPBD: Surut Berkat Penyedotan

BPBD DKI mengungkapkan, banjir dengan ketinggian bervariasi di 15 Rukun Tetangga di Jakarta Timur dan Jakarta Selatan sudah surut berkat penyedot.


Pemkot Jaktim Gusur Para PKL yang Berjualan di Jalan Inspeksi Kanal Banjir Timur

30 hari lalu

Pemkot Jaktim Gusur Para PKL yang Berjualan di Jalan Inspeksi Kanal Banjir Timur

Para PKL dinilai telah mengganggu fungsi jalan dan membuat lingkungan menjadi kumuh. Digusur demi kenyamanan dan keamanan warga.


Pemkot Jakarta Pusat Bakal Bangun SkyBridge di Jalan Kebon Kacang Raya

31 hari lalu

Pemkot Jakarta Pusat Bakal Bangun SkyBridge di Jalan Kebon Kacang Raya

Pemkot Jakarta Pusat juga telah berkolaborasi dengan PT Integrasi Transit Jakarta (ITJ) untuk pembuatan desain skybridge di Jalan Kebon Kacang Raya.