Difteri Mewabah, Tangerang Selatan Bidik Sekolah Sebelum Sweeping

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ada tiga vaksin anti difteri yang diberikan untuk pencegahan wabah Difteri.

    Ada tiga vaksin anti difteri yang diberikan untuk pencegahan wabah Difteri.

    TEMPO.CO, Tangerang Selatan - Pencegahan meluasnya penyakit difteri yang juga ditemukan di Tangerang Selatan saat ini dilakukan dengan digelarnya imunisasi di sekolah-sekolah dan pusat layanan kesehatan.

    "Kami sudah mulai memberikan vaksin ke sekolah-sekolah, dari SD sampai SMA, puskesmas, dan posyandu," kata pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan kota Tangerang Selatan, dr Suhara Manulang, di Tangerang Selatan, Selasa, 12 Desember 2017, soal penanganan pencegahan difteri.

    Baca: 22 Balita Pengidap Difteri Dirawat di RSPI Sulianti Suroso

    Untuk saat ini, ucap Suhara, pihaknya berfokus memberikan vaksin kepada anak-anak sekolah lebih dulu karena anak sekolah akan memasuki hari libur. "Jadi, sepekan ini, kami berfokus pada anak sekolah, soalnya mereka sudah mau libur. Jadi, sebelum libur, mereka sudah mendapatkan vaksinasi agar terhindar dari difteri," ujarnya.

    Setelah memberikan vaksin di sekolah-sekolah, tutur Suhara, nantinya Dinas Kesehatan dibantu puskesmas akan melaksanakan sweeping ke rumah-rumah warga untuk mengetahui sudah diberikan imunisasi atau belum.

    "Kalau pemberian vaksin di banyak posyandu dan puskesmas itu sudah selesai, baru kami akan sweeping ke rumah-rumah. Kami datangi satu per satu rumah warga," tuturnya.

    Dalam program imunisasi difteri kali ini, Suhara juga mengatakan untuk usia 1-19 tahun di kota Tangerang Selatan saat ini berjumlah lebih-kurang 470 ribu. "Selain di tempat pelayanan kesehatan masyarakat, kami mungkin juga akan mengadakan pemberian vaksin di sejumlah pusat perbelanjaan," katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Curah Hujan Ekstrem dan Sungai Meluap, Jakarta Banjir Lagi

    Menurut BPBD DKI Jakarta, curah hujan ekstrem kembali membuat Jakarta banjir pada 23 Februari 2020.