Pelaku Pelecehan Seksual di Depok Tahanan Kota, Korban Tak Terima

Menurut kasatreskrim Polresta Depok, Komisaris Putu Kholis Aryana Pelaku tidak ditahan mengingat ancaman pidananya di bawah 5 tahun penjara.

TEMPO.CO, Depok - Gadis Depok yang menjadi korban pelecehan seksual, AFS, 22 tahun, menyayangkan keputusan Kepolisian Resor Kota Depok yang menetapkan status tahanan kota terhadap pelaku, Ilham Sinna Tanjung.

Harapan AFS adalah pelaku ditahan, karena masyarakat sedang mengalami krisis moral, di mana perempuan rawan menjadi korban pelecehan seksual. "Saya sih pengen-nya ada efek jera terhadap pelaku kejahatan seksual seperti Ilham, supaya ke depannya kejadian seperti tidak terulang lagi," ujar AFS kepada Tempo, Sabtu, 20 Januari 2018.

Korban pelecehan seksual di Jalan Kuningan Datuk, Kota Depok, yang videonya sempat viral tersebut beranggapan pelaku saat melakukan pelecehan seksual tidak berpikir dampak yang ditimbulkan kepada korban.

Begitu tertangkap, ujar AFS, dengan mudahnya pelaku berkilah bahwa baru pertama ini melakukan pelecehan. "Padahalkan kita tidak tahu sudah berapa kali dia melakukan hal tersebut," ujar AFS.

Awalnya, kata AFS, dia berharap pelakunya ditahan. Berdasarkan keterangan dari polisi, pelaku bisa pulang tapi berstatus tahanan kota. "Kembali lagi saya ikutin proses yang hukum yang berlaku, setelah berkasnya masuk ke kejaksaan dan pengadilan baru diputuskan, apakah dilakukan penahanan apa tidak," kata AFS.

AFS menyayangkan penerapan undang-undang perlindungan perempuan yang lemah. Hal ini tidak memberikan efek jera kepada para pelaku. "Kalau dilakukan penahanan bisa jadi pelajaran bahwa tindakan pelecehan seksual tidak bisa begitu saja bebas, karena ancaman hukuman di bawah lima tahun," tutur AFS.

Berbagai tawaran bantuan hukum, kata AFS, sudah didapatkannya seperti bantuan hukum anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Depok dan aktivis perlindungan perempuan. Namun, kata AFS, saat ini dia masih ingin menghadapi masalah sendiri dulu.

"Kalau memang saya rasa harus mendapatkan bantuan hukum, saya akan mengajukan diri, apalagi sudah mendapatkan tawaran dari berbagai pihak," ucap AFS. Menurut AFS, dia masih trauma dengan pelecehan seksual yang dialaminya. Kalau mau keluar rumah agak waswas. "Harus ada yang temani kalau mau keluar rumah," kata AFS.

AFS mengatakan saat itu, Kamis, 11 Januari 2018, dia sedang berjalan kaki menuju Stasiun Pondok Cina, Depok. Peristiwa pelecehan terjadi di Kemiri Muka, tidak jauh dari rumahnya.

“Tiba-tiba ada pengendara sepeda motor dari sebelah kanan menghampiri, langsung meremas daerah sensitif saya,” kata AFS. Menjadi korban pelecehan seksual, AFS kaget dan badannya gemetaran. “Saya tidak mengenali pelaku karena pake helm,” ucap AFS.

Korban menambahkan, ciri pelaku pelecehan seksual itu tinggi besar dan gemuk. Pelaku memakai jaket hitam dan rompi putih. “Pakai penutup muka juga,” kata AFS.






Keberatan Soal Pelecehan Seksual Brigadir J, Deolipa Yumara Gugat Komnas HAM dan Komnas Perempuan ke PTUN

2 hari lalu

Keberatan Soal Pelecehan Seksual Brigadir J, Deolipa Yumara Gugat Komnas HAM dan Komnas Perempuan ke PTUN

Komnas HAM dan Komnas Perempuan diminta menarik kembali pernyataan resmi soal dugaan pelecehan seksual Brigadir J terhadap Putri Candrawathi.


Dampak Pelecehan Seksual, Anak Depresi dan Mau Bunuh Diri

3 hari lalu

Dampak Pelecehan Seksual, Anak Depresi dan Mau Bunuh Diri

Psikolog menyebut anak di bawah umur yang mengalami pelecehan seksual bisa mengalami depresi berat dan menyebabkan ingin bunuh diri.


Skandal Pelecehan Seks Uskup Belo, Vatikan: Sudah Diberi Sanksi Sejak 2019

7 hari lalu

Skandal Pelecehan Seks Uskup Belo, Vatikan: Sudah Diberi Sanksi Sejak 2019

Vatikan mengkonfirmasi bahwa Uskup Belo telah berada di bawah sanksi disiplin selama dua tahun terakhir atas tudhan pelecehan seksual


Top 3 Dunia: Uskup Belo Dituding Pelaku Pelecehan Seksual

7 hari lalu

Top 3 Dunia: Uskup Belo Dituding Pelaku Pelecehan Seksual

Berita Top 3 Dunia pada Kamis 29 September 2022 diawali oleh kabar Uskup Belo dituding melakukan pelecehan seksual


Sosok Uskup Belo, Tokoh Timor Leste yang Diduga Terlibat Pelecehan Seksual

7 hari lalu

Sosok Uskup Belo, Tokoh Timor Leste yang Diduga Terlibat Pelecehan Seksual

Uskup Belo dan Ramos-Horta dianugerahi Nobel Perdamaian pada 1996 atas upaya mereka meraih solusi yang adil dan damai dalam konflik di Timor Leste.


Vatikan Tanggapi Dugaan Pelecehan Seksual Uskup Belo

8 hari lalu

Vatikan Tanggapi Dugaan Pelecehan Seksual Uskup Belo

Vatikan akan memeriksa informasi terkait laporan majalah Belanda mengenai pelecehan seksual yang diduga dilakukan oleh Uskup Belo dari Timor Leste.


Peraih Nobel Perdamaian Uskup Belo dari Timor Leste Dituding Lecehkan Anak Laki-laki

8 hari lalu

Peraih Nobel Perdamaian Uskup Belo dari Timor Leste Dituding Lecehkan Anak Laki-laki

Media Belanda menyebut bahwa Uskup Belo dari Timor Leste pernah melecehkan anak laki-laki. Uskup Belo adalah perah Nobel Perdamaian.


Polisi Tetapkan Pelaku Pelecehan Seksual di KRL Sebagai Tersangka

8 hari lalu

Polisi Tetapkan Pelaku Pelecehan Seksual di KRL Sebagai Tersangka

Polres Metro Depok menetapkan pelaku pelecehan seksual di KRL sebagai tersangka. Terancam hukuman penjara lebih dari lima tahun.


Constance Wu Alami Pelecehan Seksual dari Produser Stikom Fresh Off the Boat

10 hari lalu

Constance Wu Alami Pelecehan Seksual dari Produser Stikom Fresh Off the Boat

Telah lama diam, Constance Wu akhirnya mengaku mengalami banyak pelecehan seksual dan intimidasi saat membintangi Fresh Off the Boat.


KAI Commuter Beri Penjelasan Mengapa Pelecehan Seksual di KRL Terus Berulang

12 hari lalu

KAI Commuter Beri Penjelasan Mengapa Pelecehan Seksual di KRL Terus Berulang

KAI Commuter menyatakan sudah melakukan berbagai upaya agar pelecehan seksual tak terjadi. Tapi mengapa terus berulang?