Pelaku Pembunuhan Sempat Ngopi Bareng Sebelum Tusuk Sahabatnya

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi penusukan. pakistantoday.com

    Ilustrasi penusukan. pakistantoday.com

    TEMPO.CO, Depok – Ucup, pelaku pembunuhan temannya di Depok, sempat minum kopi bersama Nuroni, bahkan menginap di rumah korbannya itu. Namun polisi belum mengetahui motif pembunuhan itu karena kondisi pelaku kritis setelah dihajar tetangga korban.

    Pembunuhan itu diketahui setelah penemuan mayat Nuroni di rumahnya di Jalan Lingkungan RT 02 RW 01, Kelurahan Abadijaya, Kecamatan Sukmajaya, Depok, Jawa Barat, Rabu, 7 Maret 2018. Pria berusia 35 tahun itu tewas dengan kondisi mengenaskan.

    Kapolsek Sukmajaya Komisaris I Gusti Bronet Ranapati mengatakan, dari hasil penyelidikan, Nuroni diketahui meregang nyawa setelah berduel dengan Ucup, yang tak lain adalah sahabatnya sendiri. "Sebelum tewas akibat tikaman pisau dapur, keduanya sempat ngopi bersama di rumah korban. Bahkan pelaku saat itu sedang menumpang menginap,” ujarnya, Rabu.

    Menurut hasil penyelidikan polisi, perkelahian dua teman ini diperkirakan terjadi sekitar pukul 03.30. Saat itu, situasi rumah dan lingkungan memang sedang sepi.

    “Keluarga enggak ada yang mengira kalau mereka bakal duel. Salah satu saksi memang sempat mendengar suara ribut-ribut, tapi pas diperiksa, korbannya sudah terkapar bersimbah darah,” kata Bronet.

    Setelah melakukan aksinya, pelaku sempat berusaha kabur, tapi warga setempat yang curiga menangkapnya. Ucup pun menjadi bulan-bulanan tetangga sekitar rumah Nuroni.

    “Korban tewas akibat luka tusuk pada bagian jantung, juga ditemukan memar di wajah. Sedangkan pelaku hingga kini masih dalam kondisi kritis,” ucap Bronet.

    Hingga kini, kata Bronet, polisi belum mengetahui motif pembunuhan itu. “Motifnya apa, itu juga yang sedang kami selidiki. Karena pelaku masih kritis, jadi belum bisa dimintai keterangan," tuturnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Ahok, dari DPRD Belitung hingga Gubernur DKI Jakarta

    Karier Ahok bersinar lagi. Meski tidak menduduki jabatan eksekutif, ia akan menempati posisi strategis: komisaris utama Pertamina.