Pengamanan Hari Raya Paskah, Polisi Fokus Urai Kemacetan

Reporter:
Editor:

Suseno

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ibadah Jumat Agung di Gereja KatedralPasar Baru, Sawah Besar, Jakarta Pusat Jumat 30 Maret 2018. TEMPO/Irsyan Hasyim

    Ibadah Jumat Agung di Gereja KatedralPasar Baru, Sawah Besar, Jakarta Pusat Jumat 30 Maret 2018. TEMPO/Irsyan Hasyim

    TEMPO.CO, Jakarta - Polisi mengerahkan 155 personel gabungan dari TNI/Polri untuk menjaga keamanan Hari Raya Paskah di Jakarta Pusat. Pusat pos keamanan ditempatkan di Gereja Katedral Jakarta, Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat. “Ada enam gereja lagi yang juga menjadi fokus kami,” ucap Kepala Kepolisian Sektor Sawah Besar Komisaris Mirzal Maulana, Jumat, 30 Maret 2018.

    Mirzal mengatakan personel keamanan yang bertugas saat ini berasal dari Brimob Polda Metro Jaya, Polres Jakarta Pusat, Koramil Sawah Besar, dan Polsek Sawah Besar. Mereka disebar di sejumlah titik sepanjang jalan depan gereja dan Lapangan Banteng Utara. “Di tiap 2 meter ada yang berjaga,” ujarnya.

    Menurut Mirzal, pada perayaan Paskah tahun ini, tidak ada pengamanan khusus. Pola yang digunakan hanya mengikuti standar operas pengamanan hari raya. “Pengamanan biasa, tidak ada yang spesial,” tuturnya.

    Polisi saat ini disibukkan mengatur lalu lintas karena terjadi penumpukan kendaraan di sekitar gereja pada Hari Raya Paskah. Umumnya, jemaah datang secara berombongan dan membawa kendaraan pribadi. “Polantas disiapkan sepanjang jalan supaya tidak ada kepadatan,” katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    KPK Berencana Menghapus Hasil Penyadapan 36 Perkara

    Terdapat mekanisme yang tak tegas mengenai penghapusan hasil penyadapan 36 penyelidikan yang dihentikan KPK.