Anies Baswedan Menutup Alexis, Begini Suara Sejumlah Warga

Reporter:
Editor:

Untung Widyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Anies Baswedan melepas 30 anggota Satpol PP perempuan yang ditugaskan mengawasi Hotel Alexis di Jalan R.E. Martadinata Nomor 1, Ancol Pademangan, Jakarta Utara. TEMPO/BUDIARTI UTAMI PUTRI

    Gubernur Anies Baswedan melepas 30 anggota Satpol PP perempuan yang ditugaskan mengawasi Hotel Alexis di Jalan R.E. Martadinata Nomor 1, Ancol Pademangan, Jakarta Utara. TEMPO/BUDIARTI UTAMI PUTRI

    TEMPO.CO, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan resmi menutup tempat hiburan 4Play Club & Bar Lounge, eks Hotel Alexis, di Pademangan, Jakarta Utara. Tempat hiburan ini ditutup karena diduga membiarkan terjadinya praktik prostitusi dan perdagangan manusia di dalamnya.

    Sejumlah warga DKI Jakarta menyampaikan komentar mengenai aksi yang dilakukan Anies ini. Amalia, pelayan sebuah kafe di daerah Tanjung Barat, Jakarta Selatan, mengaku setuju terhadap langkah menutup Alexis.

    Baca: Demo Alexis Ditutup, Eks Karyawan Menyesal Pilih Anies Baswedan

    Ia mengaku tidak terlalu banyak mengenal Hotel Alexis, yang kemudian berubah nama menjadi 4Play Club. Namun ia mendengar kabar penutupan dari berita-berita di media sosial.

    "Kalau terbukti ada prostitusi, ya, harus ditutup," katanya, Sabtu, 31 Maret 2018.

    Penutupan eks Hotel Alexis ini dilakukan Anies dengan mencabut tanda daftar usaha pariwisata (TDUP) PT Grand Ancol Hotel, pengelola tempat hiburan tersebut. Pencabutan diklaim telah melalui proses pemeriksaan dan investigasi oleh tim penyidik pegawai negeri sipil (PPNS) pemerintah DKI.

    Dia menuturkan investigasi itu digelar berdasarkan pemberitaan majalah berita mingguan Tempo.

    Kamis, 29 Maret 2018, Anies mengirim 30 wanita petugas Satuan Polisi Pamong Praja untuk memastikan penutupan. Penolakan muncul dari para karyawan hotel. Manajemen PT Grand Ancol Hotel juga membantah semua klaim Anies.

    Hasbullah, seorang warga di daerah Lenteng Agung, Jakarta Selatan, menceritakan ribut-ribut penutup Alexis sudah ada sejak zaman Gubernur Sutiyoso. Namun baru kali ini penutupan berhasil dilakukan.

    Pria yang lahir dan besar di Jakarta ini mengakui Alexis berganti nama menjadi 4Play. Karena itu, dia mengingatkan agar Anies Baswedan bisa mengantisipasi jika kembali ada upaya tersebut.

    "Kalau perlu, dipasang kamera yang langsung bisa memantau ke gedungnya," ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.