Alasan Banten Bikin Jalan Baru Serang ke Bandara Soekarno-Hatta

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Underpass Perimeter Selatan menuju Bandara Soekarno-Hatta longsor, arus lalu lintas dialihkan, Senin, 5 Febaruari 2018. Foto/Polres Bandara Soekarno-Hatta

    Underpass Perimeter Selatan menuju Bandara Soekarno-Hatta longsor, arus lalu lintas dialihkan, Senin, 5 Febaruari 2018. Foto/Polres Bandara Soekarno-Hatta

    TEMPO.CO, Tangerang - Gubernur Banten Wahidin Halim mengungkap banyak faktor dan alasan yang mendorong Pemerintah Provinsi Banten membangun jalan baru Bandara Soekarno-Hatta ke Banten Barat. Jalan sepanjang 48 kilometer itu kini dalam tahap persiapan pembangunan.

    "Sudah direncanakan, FS (Feasibility Study) dan DED-nya sudah," kata Wahidin, Rabu 6 Juni 2018.

    Selain sudah masuk dalam program strategis nasional, Wahidin mengatakan akses baru yang dibangun sejajar dengan pesisir pantai Utara Tangerang hingga Banten Barat ini akan menyambung ke Pelabuhan Bojonegara. "Sangat potensial,"kata dia.

    Baca: Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta Perketat Cek Nomor Bagasi

    Menurut Wahidin, jalan yang akan dibangun pengembang Alam Sutera, Agung Sedayu dan Salim Group ini secara makro ekonomi akan memberikan kontribusi pertumbuhan nasional. "Cukup besar dampak ekonominya. Banyak pilihan, konektivitas jaringan perdagangan antar Sumatera juga bisa."

    Wahidin mengatakan jalan baru ini nantinya akan saling menghubungkan Bandara Soekarno-Hatta 1 di Cengkareng, Bandara Soekarno-Hatta 2 di Pakuhaji, Kabupaten Tangerang hingga ke Serang, Banten.

    "Jalan ini juga didukung oleh pengembangan jaringan jalan lainnya seperti tol Serpong-Balaraja, Tol Panimbang," ujarnya. "Juga bangun jalan jalan alternatif karena jalan di Banten sekarang sudah jenuh, kecil dan rusak."

    Baca: Bandara Soekarno-Hatta Bikin Tiga Sky Bridge untuk Skytrain

    Wahidin mengatakan pembangunan infrastruktur sangat penting untuk pengembangan seluruh wilayah Banten. Sebab, kata Wahidin banyak sumber dan kekayaan alam di Banten yang sangat potensial yang akan tergarap maksimal jika infrastruktur tersedia.

    "Apa lagi dilihat dari arah angin terjadi pergeseran ke arah Banten. Investasi ada di pusat sudah mulai bergeser ke Banten," tambahnya.

    Apalagi, saat ini kepercayaan investor kepada pemerintah Banten semakin bagus. Indikator ini terlihat dari pertumbuhan ekonomi Banten semakin baik, di atas rata-rata nasional.

    Baca: Jakarta Siaga 1, Patroli Bandara Soekarno-Hatta Dilipatgandakan

    Wahidin menegaskan, pembangunan jalan Bandara Soekarno-Hatta - Serang ini akan menjadi titik nol untuk pengembangan Banten Barat karena rintisan jalan merambat sampai Banten Selatan. "Pembangunan jaringan jalan ini mendukung program kami untuk menjadikan Banten lama sebagai pusat budaya dan pariwisata," kata Wahidin Halim.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Pilkada Langsung, Melalui DPRD, dan Asimetris

    Tito Karnavian tengah mengkaji sejumlah pilihan seperti sistem pilkada asimetris merupakan satu dari tiga opsi yang mungkin diterapkan pada 2020.