Senin, 20 Agustus 2018

Sandiaga Uno Salahkan Pengelolaan RPTRA Kalijodo Peninggalan Ahok

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Masyarakat antre untuk memasuki RPTRA Kalijodo di Jakarta 1 Januari 2018. RPTRA Kalijodo menjadi pilihan masyarakat utuk mengisi libur panjang awal tahun 2018. Tempo/ Fakhri Hermansyah

    Masyarakat antre untuk memasuki RPTRA Kalijodo di Jakarta 1 Januari 2018. RPTRA Kalijodo menjadi pilihan masyarakat utuk mengisi libur panjang awal tahun 2018. Tempo/ Fakhri Hermansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Gubernur Jakarta Sandiaga Uno membeberkan alasan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) dan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kalijodo tak terawat. Ruang publik sekaligus taman yang menjelma dari kawasan prostitusi ini pernah diresmikan dan pamor sebagai obyek wisata baru Jakarta di masa Gubernur Basuki T. Purnama alias Ahok.

    Baca berita sebelumnya:
    Duh, RPTRA Kalijodo Peninggalan Ahok Terbengkelai

    Sandiaga Uno menyalahkan birokrasi berbelit dalam perawatan RPTRA Kalijodo. Menurut dia, RPTRA Kalijodo dikendalikan oleh banyak Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Sedang koordinasi yang berjalan dianggap lemah.

    “Ini RPTRA satu-satunya yang tidak di bawah kelurahan, jadi koordinasinya memang kurang,” kata Sandiaga Uno ketika berada di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat pada Senin malam, 23 Juli 2018.

    Lahan RPTRA Kalijodo, Sandiaga menjelaskan, dimiliki Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Sedang pengelolaan di bawah Dinas Pemberdayaan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (PPAPP). Khusus untuk taman atau ruang terbuka hijau diurus Dinas Kehutanan DKI Jakarta.

    Petugas Prasarana dan Sarana Umum dari kelurahan bertugas memelihara kawasan tersebut sehari-hari. Mesin dan pungutan parkir menjadi tanggung jawab Dinas Perhubungan. Sandiaga Uno menganggap kompleks adanya campur tangan berbagai pihak itu.

    Baca juga:
    Ahok: Di Kalijodo Kami Tak Bayar TNI dan Polri
    Akhir Pekan, Ahok Ajak Anak-anaknya ke Kalijodo


    “Begitu banyak dinas dan instansi yang mengelola ini,” katanya, “Jadi permasalahannya manajemen operasi dan pemeliharaan RPTRA Kalijodo ini berbeda dengan RPTRA lain yang langsung berada di bawah kelurahan.”

    Berdasarkan pantauan Tempo, Taman Kalijodo memang terlihat gersang jika dibanding masa-masa awal taman tersebut terbangun. Ada beberapa bagian taman yang tidak ditumbuhi rumput lagi. Beberapa tanaman juga mati.

    Sementara baru ada pernyataan Kepala Keamanan RTH dan RPTRA Kalijodo Jamaluddin. Dia membantah tempat itu terbengkelai.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    6 Fakta Pembukaan Asian Games 2018

    Pembukaan Asian Games 2018 yang spektakuler menuai pujian dari warganet. Ini fakta-faktanya.