Penonton Tak Dapat Tiket, Panitia Asian Games Siapkan Layar Lebar

Reporter:
Editor:

Suseno

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana penonton yang menyaksikan pertandingan final cabang olah raga bulu tangkis lewat layar besar di kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, Selasa, 22 Agustus 2018. Tempo/Adam Prireza

    Suasana penonton yang menyaksikan pertandingan final cabang olah raga bulu tangkis lewat layar besar di kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, Selasa, 22 Agustus 2018. Tempo/Adam Prireza

    TEMPO.CO, Jakarta - Panitia Asian Games tidak lagi menjual tiket pertandingan badminton secara offline. Namun calon penonton tetap berdatangan ke loket penjual tiket di Gelora Bung Karno, Sabtu, 25 Agustus 2018. Bahkan tidak sedikit yang datang pagi buta agar bisa berada pada antrean paling depan.

    Baca: Asian Games, Tiket 5 Cabang Olahraga ini Tak Bisa Didapat di Loket

    "Penjualan tiket badminton hanya lewat online, tidak secara off line,” kata seorang petugas di loket box pintu masuk 4 Gelora Bung Karno, memberi pengumuman melalui pengeras suara. Ratusan orang yang sudah mengantre berjam-jam terlihat kecewa dengan pengumuman itu. Ada satu dua yang berteriak untuk memlampiaskan kekecewannya.  

    Untuk mengobati kekecewaan itu, penyelenggara telah menyiapkan layar lebar di Parkir Timur agar mereka bisa menyaksikan tayangan pertandingan secara langsung. “Penonton yang tidak mendapatkan tiket bisa ke Parkir Timur, kami menyediakan layar di lokasi festival," kata petugas yang sama.

    Sejak Kamis lalu, panitia sudah tidak menjual tiket secara offline untuk lima cabang olahraga, yaitu badminton, aquatik, voli, basket 5x5, dan basket 3x3. Mereka yang ingin menyaksikan pertandingan secara langsung hanya bisa membeli tiket secara online. “Untuk badminton, memang tiketnya sudah habis sejak kemarin,” kata seorang petugas yang berada di Gelora Bung Karno.

    Nanang, 27 tahun, warga Bandung, mengaku kecewa dengan minimnya informasi soal penjualan tiket. Sebabnya, dia sudah antre sejak pukul 06.00. “Tapi pemberitahuan tiket tidak dijual secara offline baru diberi tahu pukul 09.00,” katanya.

    Nanang telah dua hari lalu berusaha membeli tiket secara online, tetapi selalu gagal. "Tiket yang dijual online juga habis," ujarnya. Karena itu dia datang ke Gelora Bung Karno dengan harapan bisa membeli tiket di loket box. Namun setelah berdiri menunggu selama berjam-jam, Nanang harus menelan kekecewaan.

    Baca: Final Badminton Asian Games, Ratusan Orang Mengiba Tambah Tiket

    Berdasarkan pantuan Tempo, hingga pukul 10.30 ratusan calon penonton masih bertahan di depan loket box. Mereka berharap panitia Asian Games berubah pikiran dan menjual tiket secara offline.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Curah Hujan Ekstrem dan Sungai Meluap, Jakarta Banjir Lagi

    Menurut BPBD DKI Jakarta, curah hujan ekstrem kembali membuat Jakarta banjir pada 23 Februari 2020.