Tolak Taufik Gerindra Sebagai Cawagub? Ini Jawab Anies Baswedan

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat menghadiri Rapat Paripurna di Gedung DPRD DKI Jakarta, 20 November 2017. Rapat Paripurna terkait penyampaian jawaban gubernur terhadap pemandangan umum fraksi-fraksi terhadap Raperda tentang APBD Provinsi DKI Jakarta TA 2018. TEMPO/Subekti.

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat menghadiri Rapat Paripurna di Gedung DPRD DKI Jakarta, 20 November 2017. Rapat Paripurna terkait penyampaian jawaban gubernur terhadap pemandangan umum fraksi-fraksi terhadap Raperda tentang APBD Provinsi DKI Jakarta TA 2018. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan disebutkan beberapa kali membicarakan pengganti Sandiaga Uno sebagai Wagub DKI Jakarta dengan sejumlah orang dekatnya. Sejumlah nama telah dibahas termasuk Wakil Ketua DPRD asal Fraksi Gerindra, Muhammad Taufik.

    Baca:
    Wagub DKI Jakarta, Anies Baswedan Akan Pilih Syaikhu PKS?

    Seperti ditulis Majalah Tempo dalam artikel berjudul Saling Sabot ke Balai Kota yang terbit Senin 3 September  2018, nama yang dibahas antara lain bekas Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Sudirman Said. Ada juga nama mantan Gubernur Jawa Barat dua periode, Ahmad Heryawan; dan eks ketua tim sukses Anies-Sandiaga, Mardani Ali Sera.

    Dua orang yang mengetahui isi pertemuan itu bercerita bahwa Anies mengaku sebenarnya lebih sreg dengan Sudirman. Tapi, menurut sumber yang sama, Anies juga mengaku sudah berjumpa dengan petinggi PKS.

    Dalam pertemuan itu, petinggi partai tersebut mengatakan calon pendamping Anies sebaiknya bisa membantu menjalankan tugas di DKI dan memiliki pengalaman sebagai administrator. Anies pun mengungkapkan bahwa petinggi PKS menyodorkan mantan calon Wakil Gubernur Jawa Barat, Ahmad Syaikhu.

    Menurut sumber yang sama, pertemuan itu juga membahas kemungkinan munculnya calon bermasalah. Anies, kata mereka, tak menyebut nama. Tapi semua yang hadir mafhum bahwa yang dimaksudkan adalah Muhammad Taufik yang pernah tersangkut kasus korupsi kala menjabat Ketua Komisi Pemilihan Umum DKI.

    Baca:
    ICW: Taufik Gerindra Wagub Akan Bebani Anies Baswedan

    Tak mau calon yang dianggap bermasalah melaju, pertemuan itu kemudian menyepakati dua calon yang diajukan partai-sesuai dengan Undang-Undang Pemilihan Kepala Daerah-akan disaring lebih dulu melalui proses penilaian kelayakan dan kepatutan sebelum diajukan ke DPRD Jakarta. Nantinya, kata dua sumber yang sama, nama yang masuk akan dibahas Komite Pencegahan Korupsi yang berada di bawah TGUPP.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polusi Udara Pembunuh Diam-diam

    Perubahan iklim dan pencemaran udara menyebabkan lebih dari 12,6 juta kematian per tahun. Jumlah korban jiwa ini belum pernah terjadi sebelumnya.