Viral Kasus Ratna Sarumpaet, RSK Bina Estetika Tertutup

Reporter:
Editor:

Ali Anwar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rumah sakit bedah plastik RS Khusus Bina Estetika, Menteng, tempat Ratna Sarumpaet menjalani perawatan. TEMPO/Nada Zeliatini

    Rumah sakit bedah plastik RS Khusus Bina Estetika, Menteng, tempat Ratna Sarumpaet menjalani perawatan. TEMPO/Nada Zeliatini

    TEMPO.CO, Jakarta - Pihak Rumah Sakit Khusus Bina Estetika tertutup untuk wartawan sejak viral kasus Ratna Sarumpaet yang mengaku mengalami pengeroyokan oleh sejumlah orang. Hari ini, RSK Bina Estetika melarang orang-orang yang dianggap tidak berkepentingan untuk masuk ke dalam rumah sakit.

    Baca juga: Viral Penganiayaan Ratna Sarumpaet, Polisi Beberkan Siang Ini

    "Maaf, untuk saat ini belum bisa," ujar Securiti RSK Bina Estetika yang tidak mkau disebutkan namanya kepada Tempo, Rabu, 3 Oktober 2018. RSK Bina Estetika adalah rumah sakit operasi plastik di Jalan Teuku Cik Ditiro nomor 41, Jakarta Pusat.

    Sejak pagi beberapa wartawan mencoba masuk RSK Bina Estetika, namun diarang masuk. Saat pihak RSK Bina Estetika dihubungi melalui pihal call center, operator enggan memberikan konfirmasi.

    Polisi akan menggelar konferensi pers tentang hasil penyelidikan terkait vitalnya kasus penganiayaan aktivis Ratna Sarumpaet. Rencananya, konferensi pers itu akan digelar di Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, siang ini.

    Baca juga: Tim Prabowo Jelaskan Kronologi Penganiayaan Ratna Sarumpaet

    Menjelang konferensi pers, beredar “dokumen” berjudul Laporan Hasil Penyelidikan Vitalnya Berita Pengeroyokan Ratna Sarumpaet yang mengatasnamakan Polda Metro Jaya. Laporan itu menunjukkan seperti hasil penyelidikan Polda Metro Jaya dan Polda Jawa Barat yang menelusuri kebenaran berita pengeroyokan itu.

    Namun, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono belum mengkonfirmasi laporan kasus Ratna Sarumpaet. Argo mengatakan, isi penyelidikan nantinya akan dibeberkan dalam konferensi pers tersebut. "Nanti jam 10.30 dirilis, saya belum dapat informasi. Kita tunggu di sana," kata Argo ketika dikonfirmasi, Rabu, 3 Oktober 2018.

    NADA ZEITALINI | ALI ANWAR


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.