BPN: Waspadai Berita Bohong Pembebasan Lahan LRT Jabodetabek

Reporter

Editor

Suseno

Pembangunan tiang penyangga jalur transportasi LRT rute Cibubur-Cawang di samping Tol Jagorawi, kawasan Cibubur, Jakarta, 14 Desember 2016. Bersamaan dengan rute ini digarap juga koridor Bekasi Timur-Cawang sepanjang 18,3 km ANTARA/Yulius Satria Wijaya

TEMPO.CO, Bekasi - Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Bekasi mengimbau masyarakat untuk mewaspadai berita bohong tentang pembebasan lahan untuk depo Light Rapid Trans ( LRT ) Jabodebek.

"Saya minta warga tidak mudah terhasut dengan berbagai isu, terutama isu pembangunan,” kata Kepala Kantor BPN Kabupaten Bekasi Deni Santo di Cikarang Selatan, Senin, 22 Oktober 2018. “Soalnya tidak sedikit pembangunan yang terhambat lantaran banyaknya isu yang beredar di masyarakat, namun belum tentu kebenarannya."

Baca: PMD Dipangkas Anies-Sasndi, Jakpro Tunda Percepatan Proyek LRT

BPN perlu memberi penjelasan sebab puluhan penduduk mempertanyakan proses pembebasan lahan untuk pembangunan depo LRT Jabodebek. Isu yang beredar, kata Deni, akan ada perluasan depo sehingga akan ada banyak lahan yang dibebaskan.

"Kami menjelaskan, memang betul terkait dengan pembangunan depo LRT di Kelurahan Jatimulya. Tapi soal titiknya kan sudah disampaikan dengan total 10,5 hektare. Kami sangat mengapresiasi warga yang datang untuk meminta penjelasan, jangan sampai percaya dengan informasi yang simpang siur," katanya.

Deni menampik informasi yang diterima warga bahwa pembebasan LRT meluas hingga 14 hektare dan akan dibangun berbagai fasilitas penunjang. "Sebetulnya proses pembebasan lahan sudah kami sampaikan melalui berbagai kesempatan,terutama saat sosialisasi,” katanya. “Hal baik mereka mau bertanya langsung dari pada larut dalam hasutan."

Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2012 tentang Pengadaan Tanah bagi Pembangunan Untuk Kepentingan Umum menyatakan bahwa segala proses pembebasan lahan dilakukan secara transparan. Proses pengukuran tanah hingga penghitungan nilai ganti rugi pun dilakukan oleh tim independen demi keadilan.

Saat ini proses ganti rugi lahan LRT di Jatimulya telah masuk tahap musyawarah, bahkan beberapa pemilik lahan telah menyetujui nilai yang ditawarkan. "Kami tadi menyampaikan bahwa jika ada yang ditanyakan bisa ditanyakan pada saat musyawarah, jangan sampai juga pemilik lahan tidak tahu yang dibebaskannya, kami juga tidak mau," katanya.

Sementara perwakilan warga Jatimulya yang juga Ketua Forum Komunikasi Kampung Jati Terbit (FKKJT), Irwanto Silalahi mengatakan, ada berbagai informasi yang beredar di lingkungan mereka soal pembebasan lahan untuk Depo LRT.

"Selama ini kami bingung, informasi yang didapatkan atas pembebasan lahan Depo LRT ada yang bilang 14 hektare, 11 hektare dan lainnya. Makanya kami ke sini. Kalau misalkan ada perluasan, kenapa lahan kami tidak dihitung. Tapi ternyata keliru," katanya.

Baca: Kabupaten Bogor Pertimbangkan Bangun LRT untuk Angkutan Umum Baru

Irwanto menambahkan, masyarakat selama ini kurang paham tentang tahapan pembebasan lahan, terlebih mereka memilih tidak hadir tiap kali diundang karena takut nilainya tidak sesuai. "Tapi tadi disampaikan bagaimana tahapannya. Kepala BPN pun akhirnya berani memberi surat pernyataan dan ditandatangani, ini menjadi dasar bagi warga yang tinggal di sana bahwa proyek LRT itu benar," ujar Irwanto.






Polisi Tangkap 4 Begal Motor yang Menyerang Penjual Mi Ayam di Bekasi, Dibekuk di Apartemen

1 hari lalu

Polisi Tangkap 4 Begal Motor yang Menyerang Penjual Mi Ayam di Bekasi, Dibekuk di Apartemen

Begal motor itu tak segan menyerang korbannya dengan celurit untuk mengambil sepeda motor korban.


Sindikat Pencuri Kabel Bawah Tanah asal Bekasi Dibekuk di Kota Solo, Ada Anggota Polri dan TNI Terlibat

3 hari lalu

Sindikat Pencuri Kabel Bawah Tanah asal Bekasi Dibekuk di Kota Solo, Ada Anggota Polri dan TNI Terlibat

Polisi mengungkap pencurian kabel bawah tanah di Kota Solo. Para pelaku merupakan komplotan dari Bekasi. Ditangkap juga 3 anggota Polri dan satu TNI.


Eka Putra Wirya Bangun Museum Catur Indonesia di SCUA Bekasi, Utut Adianto: Tonggak Sejarah Catur Indonesia

3 hari lalu

Eka Putra Wirya Bangun Museum Catur Indonesia di SCUA Bekasi, Utut Adianto: Tonggak Sejarah Catur Indonesia

Langkah Eka Putra Wirya setelah mendirikan Sekolah Catur Utut Adianto, menggagas catur masuk sekolah, kini ia mendirikan Museum catur Indonesia.


Usulan Harga Tiket LRT Jabodebek Tak Berubah Meski Jadwal Operasi Molor

4 hari lalu

Usulan Harga Tiket LRT Jabodebek Tak Berubah Meski Jadwal Operasi Molor

Meskipun operasi LRT mundur, KAI kemungkinan tidak mengubah harga tiket yang akan ditetapkan Kementerian Perhubungan.


Prakiraan Cuaca Jabodetabek Hari Ini: Bogor dan Bekasi Waspada Hujan Petir dan Angin kencang

5 hari lalu

Prakiraan Cuaca Jabodetabek Hari Ini: Bogor dan Bekasi Waspada Hujan Petir dan Angin kencang

Prakiraan cuaca BMKG menyebutkan bahwa Jabodetabek hari ini akan diguyur hujan seharian. Waspada hujan petir dan angin kencang.


Plt Wali Kota Bekasi Imbau Masyarakat Wariskan Nilai Pancasila kepada Generasi Muda

5 hari lalu

Plt Wali Kota Bekasi Imbau Masyarakat Wariskan Nilai Pancasila kepada Generasi Muda

Tri meminta orang tua dan guru untuk menanamkan nilai-nilai Pancasila pada anak sejak usia dini.


Calon Dubes Malaysia di Jakarta Diplomat Karier

7 hari lalu

Calon Dubes Malaysia di Jakarta Diplomat Karier

Setelah penunjukan seorang politisi batal, Malaysia kemungkinan menunjuk diplomat karier sebagai dubesnya di Jakarta yang lowong sejak April lalu.


Seorang Pelajar di Bekasi Tewas Akibat Tawuran

7 hari lalu

Seorang Pelajar di Bekasi Tewas Akibat Tawuran

Seorang pelajar berinisial MRA tewas dalam sebuah tawuran di Jalan Kasuari, Kelurahan Kayuringin, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi.


Daftar 14 Samsat Keliling Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi Hari Ini

9 hari lalu

Daftar 14 Samsat Keliling Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi Hari Ini

Polda Metro Jaya membuka layanan Samsat Keliling di 14 wilayah Jakarta, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jadetabek) untuk hari ini.


PDIP Jelaskan Soal Video Viral Puan Maharani Cemberut Saat Bagi-bagi Kaos di Bekasi

9 hari lalu

PDIP Jelaskan Soal Video Viral Puan Maharani Cemberut Saat Bagi-bagi Kaos di Bekasi

Viral video Puan Maharani bagi-bagi kaos di Bekasi dengan wajah cemberut. PDIP memberikan klarifikasi apa yang terjadi saat itu.