Kata Pimpinan DPRD Soal Tumpang Tindih Rute MRT dan Transjakarta

Reporter

Editor

Dwi Arjanto

Petugas beraktivitas di Terminal Mass Rapid Transit (MRT) Bundaran HI, Jakarta, Kamis, 25 Oktober 2018. ANTARA/Wahyu Putro A

TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah disingkat DPRD DKI Triwisaksana mengatakan pihaknya akan membahas soal tumpang tindih jalur kereta MRT fase satu dan bus Transjakarta untuk rute Blok M-Kota.

Namun, untuk sementara DPRD, kata dia, memandang rute Transjakarta itu masih dibutuhkan dan tak akan dihilangkan.

Baca : Jajal Kereta MRT, Wakil Ketua DPRD DKI Lontarkan Pujian

"Dalam waktu singkat ini tidak akan dihilangkan rute Transjakarta itu," kata pria yang akrab dipanggil Sani ketika Tempo temui di kantornya, Gedung DPRD DKI, Jakarta Selatan, Rabu, 31 Oktober 2018.

Menurut Sani, nantinya akan dilihat terlebih dahulu apakah ada persaingan atau tidak antara MRT dan Transjakarta. Jika ada, lanjut dia, mungkin salah satu jalur akan dihilangkan. Tapi, jika tidak ada persaingan, keduanya dapat saling bersinergi sehingga tidak ada jalur yang dihapus.

"Artinya memang ada masyarakat yang naik MRT, ada juga yang naik Transjakarta tanpa perlu ada persaingan," tutur politikus Partai Keadilan Sejahtera itu.

Adapun jalur bus Transjakarta yang berhimpitan itu terletak di koridor 1 yang melayani penumpang dari halte Blok M sampai halte Dukuh Atas. Jalur sepanjang 6 kilometer itu berhimpitan persis dengan jalur MRT fase 1. Direktur Operasi dan Pemeliharaan PT MRT Jakarta Agung Wicaksono sebelumnya menyarankan agar Transjakarta menghapus rute tersebut.

Tujuannya untuk memaksimalkan fungsi MRT dari segi penggunaannya oleh masyarakat. Agung mengatakan usul itu diasari oleh hasil kajian soal jalur MRT fase 1 sepanjang 16 kilometer, yang dimulai dari Lebak Bulus hingga Bundaran HI yang mereka lakukan.

Di lain sisi, Kepala Humas Transjakarta Wibowo mengatakan pihaknya pernah melakukan survei mengenai itu. Hasilnya, ia mengatakan 90 persen masyarakat yang ikut survei tak ingin Jalur tersebut dihapus.

Baca juga :
Ayah Ini Temukan Sepatu Anaknya yang Penumpang Lion Air JT 610 di...

Selain itu, Wibowo juga mengatakan koridor 1 setiap harinya melayani sekitar 90 ribu pelanggan. Sehingga, jika ada penghapusan koridor 1, masyarakat justru akan beralih ke moda transportasi seperti ojek dan taksi yang justru menambah kemacetan.

Wibowo juga menjelaskan koridor satu tak hanya melayani jalur Blok M – Kota saja, koridur itu menghubungkan banyak jalur. Antara lain jalur Tosari – Ciledug dan jalur Monas – Ragunan. Ia mengatakan Transjakarta lebih baik dimaksimalkan perannya sebagai kendaraan pengumpan (feeder) untuk masyarakat mengakses stasiun MRT.

ADAM PRIREZA | M. JULNIS FIRMANSYAH






Transjakarta Aktifkan Lagi Rute Summarecon Bekasi-Pancoran dan Ciputat-Kp Rambutan

30 menit lalu

Transjakarta Aktifkan Lagi Rute Summarecon Bekasi-Pancoran dan Ciputat-Kp Rambutan

Transjakarta kembali mengoperasikan dua layanan Non Bus Rapid Transit (Non BRT) untuk rute Summarecon Bekasi-Pancoran dan Ciputat-Kampung Rambutan


Pulau Reklamasi G dari 10 Hektare Tinggal 1,7 akibat Abrasi, Riza Patria: Belum Pasti Hunian

1 jam lalu

Pulau Reklamasi G dari 10 Hektare Tinggal 1,7 akibat Abrasi, Riza Patria: Belum Pasti Hunian

Wagub DKI Jakarta belum pastikan pulau reklamasi Pulau G tersisa 1,7 hektare akibat abrasi dari semua 10 hektare untuk permukiman.


Anies Baswedan Jadikan Pulau Reklamasi Kawasan Permukiman, DPRD DKI: Sesuai Perpres Jokowi

17 jam lalu

Anies Baswedan Jadikan Pulau Reklamasi Kawasan Permukiman, DPRD DKI: Sesuai Perpres Jokowi

DPRD DKI menilai keputusan Anies Baswedan soal pulau reklamasi Pulau G telah sesuai aturan hukum dan mengacu Peraturan Presiden.


Buttonscarves Luncurkan Bimu Monogram Menambah Kedekatan dengan BSLady

1 hari lalu

Buttonscarves Luncurkan Bimu Monogram Menambah Kedekatan dengan BSLady

Buttonscarves akan melibatkan komunitas BSLady untuk memeriahkanrangkaian acara peluncuran ini.


Jelang Lengser, Anies Baswedan Ingin Kasih Insentif Swasta Agar Mau Bangun RTH

3 hari lalu

Jelang Lengser, Anies Baswedan Ingin Kasih Insentif Swasta Agar Mau Bangun RTH

Anies Baswedan ingin swasta terlibat membangun ruang terbuka hijau (RTH).


MRT Jakarta Temukan Artefak Era Batavia di Proyek CP 203 Kawasan Glodok

4 hari lalu

MRT Jakarta Temukan Artefak Era Batavia di Proyek CP 203 Kawasan Glodok

PT Moda Raya Terpadu atau MRT Jakarta (Perseroda) menemukan artefak peninggalan jaman kolonial Batavia dan Sunda Kelapa di lokasi pembangunan MRT Fase 2 Bundaran HI-Kota.


Jumlah Penumpang MRT Jakarta Kembali Meningkat Pascakenaikan Harga BBM

5 hari lalu

Jumlah Penumpang MRT Jakarta Kembali Meningkat Pascakenaikan Harga BBM

Sebelum harga BBM naik, jumlah penumpang MRT Jakarta menunjukkan penurunan selama 3 bulan berturut-turut.


DKI Jakarta Kaji Terminal Grogol dan Pulo Gebang untuk Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum

7 hari lalu

DKI Jakarta Kaji Terminal Grogol dan Pulo Gebang untuk Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum

DKI Jakarta sedang mengkaji pembangunan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di dua terminal Ibu Kota secara bertahap.


Gantikan Anies Baswedan, Riza Patria Bicara Kemajuan Pembangunan DKI Jakarta

8 hari lalu

Gantikan Anies Baswedan, Riza Patria Bicara Kemajuan Pembangunan DKI Jakarta

Menggantikan Anies Baswedan, Riza Patria mengajak masyarakat mengapresiasi berbagai kemajuan pembangunan Ibu Kota, khususnya sektor perhubungan.


Jokowi Minta Mobil Dinas Diganti Mobil Listrik, DKI Sudah Memulainya dari Bus Transjakarta

8 hari lalu

Jokowi Minta Mobil Dinas Diganti Mobil Listrik, DKI Sudah Memulainya dari Bus Transjakarta

Pemprov DKI telah memulai menggunakan bus listrik untuk bus transjakarta. Jokowi bikin inpres mobil listrik untuk mobil dinas.