Jajal Kereta MRT Jakarta, Wakil Ketua DPRD DKI Lontarkan Pujian

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas menyelesaikan pembangunan Terminal Mass Rapid Transit (MRT) Bundaran HI, Jakarta, Kamis, 25 Oktober 2018. ANTARA/Wahyu Putro A

    Petugas menyelesaikan pembangunan Terminal Mass Rapid Transit (MRT) Bundaran HI, Jakarta, Kamis, 25 Oktober 2018. ANTARA/Wahyu Putro A

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta Triwisaksana optimistis moda transportasi Mass Rapid Transit (MRT) fase pertama dapat beroperasi pada Maret 2019.

    Hal itu ia katakan usai meninjau kereta sekaligus stasiun MRT di Bundaran HI, Jakarta Pusat, dan Lebak Bulus, Jakarta Selatan.

    Baca : Menjelang Beroperasi, Infrastruktur MRT Fase 1 Sudah 97 Persen

    “Secara umum DPRD memandang persiapannya memang sudah benar-benar hampir selesai,” kata pria yang akrab disapa Sani ketika Tempo temui di ruangannya, Gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, pada Rabu, 31 Oktober 2018.

    Rabu pagi, Sani bersama Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi dan jajarannya menjajal kereta MRT dari stasiun Bundaran HI hingga Lebak Bulus. Mereka ditemani oleh Direktur Utama PT MRT Jakarta William Sahbandar serta Direktur Konstruksi MRT Silvia Halim.

    Sani mengapresiasi kenyamanan dan kehalusan laju kereta MRT yang dia tumpangi. Ia juga menyebut pembangunan di stasiun Bundarah HI dan depo Lebak Bulus hanya tinggal tahap penyelesaian saja.

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kiri) saat meninjau proyek stasiun mass rapid transit atau MRT Bundaran Hotel Indonesia (HI) di Jakarta Pusat, 23 Agustus 2018. Anies menaiki kereta MRT dari Depo Lebak Bulus, Jakarta Selatan, sampai Stasiun Bundaran HI. Tempo/Fakhri Hermansyah

    “Pak Dirut MRT tadi bilang pembangunan sudah 97 persen. Memang kami lihat tinggal finishing saja untuk stasiun dan deponya,” ujar politikus Partai Keadilan Sejahtera itu. Ia pun merencanakan peninjauan kembali sesaat sebelum peresmian MRT nanti.

    Kereta MRT yang direncanakan beroperasi mulai Maret 2019 itu akan melayani rute Lebak Bulus - Bundaran HI dengan 16 stasiun. Di rute Blok M - Bundaran HI, jalur MRT dan koridor 1 Transjakarta akan bersaing karena berimpitan langsung.

    Kemarin, Selasa, 30 Oktober 2018, Wakil Ketua DPRD Mohamad Taufik juga telah mengetes kereta MRT. Pujian yang sama pun ia lontarkan untuk proyek senilai triliunan rupiah itu.

    Simak juga :

    Ini Tiga Posko Crisis Center Lion Air Jatuh Buka 24 Jam di Tiga Lokasi
    Cerita Penyelam Basarnas Aduk Lumpur Laut Cari Korban Lion Air JT 610

    “Aduh nyaman banget, teknologinya top banget. Saya nyobain LRT di Palembang, jauh, jauh banget nyamannya. Kemudian nggak ada goncangan," ujar Taufik kemarin.

    Saking nyamannya, kata Taufik, MRT bahkan berpotensi mengalahkan pamor bus Transjakarta sebagai salah satu moda transportasi pilihan masyarakat ibu kot.

    ADAM PRIREZA | M. JULNIS FIRMANSYAH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menolak Lupa, 11 Kasus Pelanggaran HAM Berat Masa Lalu

    Komisi Nasional Hak Asasi Manusia menilai pengungkapan kasus pelanggaran HAM berat masa lalu tak mengalami kemajuan.